0
Thumbs Up
Thumbs Down

Tahun Lalu, Wamenhan Sudah Ingatkan Soal Perang Virus

Republika Online
Republika Online - Sat, 23 May 2020 07:16
Dilihat: 24
Tahun Lalu, Wamenhan Sudah Ingatkan Soal Perang Virus

JAKARTA -- Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Sakti Wahyu Trenggono menyatakan perang melawan wabah penyakit global (pandemi) diibaratkan sedang melawan "musuh" tak terlihat. Dan, perang ini telah mengubah sendi-sendi kehidupan serta cara manusia berinteraksi.

Saat berdiskusi dengan Persatuan Insinyur Indonesia (PII) melalui konferensi video membahas "Ketahanan Nasional dan pandemi COVID-19", Jumat (22/5), Wamenhan menyebut pandemi saat ini adalah ujian bagi ketahanan nir-militer sebuah negara, terutama di sektor kesehatan dan pangan.

"Pandemi COVID-19 yang tengah di hadapi sekarang menyadarkan kita semua bahwa isu di bidang pertahanan itu tak hanya masalah Alutsista, tetapi ketahanan nir-militer seperti kesehatan dan pangan adalah hal yang strategis," kata Wahyu dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Sabtu (23/5).

Wahyu masih teringat usai dilantik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 25 Oktober 2019, ketika ditanya wartawan soal pertahanan, saat itu dia menyatakan perang di masa depan itu salah satunya melawan penyebaran virus dan penyakit.

Oleh karena itu, saat ini Kementerian Pertahanan tengah merancang beberapa langkah strategis menghadapi "musuh tak terlihat ini", dengan titik berat membangun ketahanan pangan dan kesehatan agar bangsa Indonesia siap menghadapi peristiwa serupa jika kembali terulang.

Wahyu mengungkapkan, di bidang kesehatan, pihaknya tengah melakukan transformasi di Universitas Pertahanan (Unhan) dengan mendirikan Fakultas Kedokteran Militer, Fakultas Farmasi Militer dan Fakultas Teknik Militer.

"Kami ingin mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) unggul di bidang kesehatan, terus ada laboratorium farmasi dan virologi. Semua ini agar ketahanan kesehatan menjadi mandiri di masa depan," katanya.

Selanjutnya di bidang pangan tengah dicari lahan untuk menyediakan cadangan pangan untuk kepentingan pertahanan nasional.

"Kami sedang melihat beberapa lokasi yang akan kita gunakan supaya bisa mendukung ketahanan pangan. Untuk merealisasikan ide cadangan pangan ini dibutuhkan konsistensi kebijakan karena butuh waktu lama untuk merealisasikannya," katanya.

Berita Terkait
  • Pandemi Sebabkan Krisis Pembalut Wanita di India
  • Satpol PP Jaktim Tingkatkan Pengawasan di Titik Keramaian
  • Inggris akan Uji Coba Obat Peningkat Sel Imun
Berita Lainnya
  • Arus Mudik Lebaran di Pelabuhan Padangbai Masih Sepi
  • Tahun Lalu, Wamenhan Sudah Ingatkan Soal Perang Virus

Tahun Lalu, Wamenhan Sudah Ingatkan Soal Perang Virus

Tahun Lalu, Wamenhan Sudah Ingatkan Soal Perang Virus

Tahun Lalu, Wamenhan Sudah Ingatkan Soal Perang Virus

Tahun Lalu, Wamenhan Sudah Ingatkan Soal Perang Virus

Tahun Lalu, Wamenhan Sudah Ingatkan Soal Perang Virus

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya