0
Thumbs Up
Thumbs Down

Studi Ungkap Kepribadian Orang yang Suka Menentang Aturan

Republika Online
Republika Online - Sun, 25 Oct 2020 07:55
Dilihat: 56
Studi Ungkap Kepribadian Orang yang Suka Menentang Aturan

JAKARTA - Survei global gelombang pertama pandemi Covid-19 mengungkap bahwa orang yang memiliki ciri kepribadian tertentu cenderung tidak tinggal di rumah saat pemerintah menerapkan kebijakan yang tidak terlalu ketat. American Psychological Association menyelidiki lima besar ciri kepribadian yang berhubungan dengan kepatuhan seseorang selama lockdown, yaitu orang yang berhati-hati, neurotisme, terbuka terhadap Hal-hal baru, ekstraversi, dan mudah bersepakat.

"Pandemi membuat kami meninjau kembali salah satu pertanyaan psikologi paling fundamental dan paling mendasar dalam konteks berisiko tinggi, apa yang menentukan perilaku manusia?" tulis para penulis, dilansir di Health24, Sabtu (24/10).

Temuan yang mengejutkan
Untuk penelitiannya, tim menggunakan data dari proyek "Mengukur Sikap dan Keyakinan Covid-19 di Seluruh Dunia". Survei bertujuan untuk menilai perilaku dan persepsi orang tentang perilaku orang lain selama pandemi.

Tim menganalisis tanggapan dari lebih dari 101.000 peserta di 55 negara. Para peneliti juga menilai ketatnya kebijakan nasional setiap negara dengan mengandalkan Indeks Ketegangan Respons Pemerintah Covid-19, yang memberikan skor ketat berdasarkan tujuh langkah kebijakan.

Langkah tersebut adalah penutupan sekolah, penutupan tempat kerja, pembatalan acara publik, penangguhan transportasi umum, implementasi kampanye informasi publik, pembatasan pergerakan internal, dan kontrol perjalanan internasional. Secara keseluruhan, mereka menemukan di wilayah yang kebijakan pemerintahnya lebih ketat, orang lebih cenderung untuk tetap tinggal di rumah.

Ciri-ciri kepribadian dan mematuhi lockdown
Orang yang mendapat nilai rendah pada dua ciri kepribadian, yaitu keterbukaan terhadap pengalaman dan neurotisme ditemukan lebih kecil kemungkinannya untuk tinggal di rumah saat tak ada adanya tindakan pemerintah yang ketat. Namun, kecenderungan tersebut berkurang ketika kebijakan pemerintah yang lebih ketat diterapkan.

Mereka menyebut, temuan ini mencengangkan. Soalnya, individu yang kepribadiannya bersikap terbuka secara tradisional terbukti rentan terhadap pengambilan risiko serta bersedia untuk menyimpang dari norma budaya. Di saat yang bersamaan, mereka punya persepsi risiko yang akurat, universalisme, dan menghargai keberadaan sesama manusia.

"Jadi, sekarang ini, seseorang yang bersifat terbuka mungkin ikut mencermati perkembangan wabah Covid-19 di negara lain, menyadari keparahannya, lalu memilih untuk bertindak sesuai dengan protokol kesehatan," kata tim penulis.

Pentingnya memahami tipe kepribadian
Temuan menarik lainnya adalah terlepas dari ketatnya tindakan kebijakan pemerintah, ciri-ciri kepribadian dikaitkan dengan perilaku berlindung di tempat. Misal, peserta yang mendapat nilai tinggi dalam hal ekstraversi (menunjukkan seberapa ramah dan senang bersosialisasinya seseorang) secara signifikan lebih kecil kemungkinannya untuk tetap di rumah.

Di sisi lain, empat ciri kepribadian lainnya cenderung lebih untuk tetap di rumah.

"Secara keseluruhan, hasil kekuatan kepribadian sebagai pendorong utama berperilaku, kekuatan itu tidak begitu saja dikalahkan oleh kebijakan pemerintah," ujar para penulis.

Mereka mengatakan kebijakan pemerintah yang ketat mampu mengurangi pengaruh dua ciri kepribadian. Hal ini menunjukkan bagaimana kekuatan tingkat makro dapat mengurangi pengaruh faktor tingkat mikro tertentu.

Tim juga menjelaskan karena pandemi Covid-19 sedang berlangsung dan kepribadian berperan sangat penting, ini menjadi penting untuk memahami mengapa beberapa orang lebih menentang aturan daripada yang lain.

"Jika kita meluangkan waktu untuk mempelajari apa yang menjadi ciri orang seperti itu, kita bisa menyesuaikan penyampaian informasi kesehatan untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat," kata mereka.


Berita Terkait
  • Debu Kuning China, Warga Korut Diminta Tetap di Rumah
  • Sebelum Keluar Rumah, Siapkan Dua Wadah Khusus Masker di Tas
  • Tahap Pertama, Depok akan Dapat 298.103 Vaksin Covid-19
Berita Lainnya
  • Kemenangan Khabib Nurmagonedov Banjir Pujian
  • Studi Ungkap Kepribadian Orang yang Suka Menentang Aturan

Studi Ungkap Kepribadian Orang yang Suka Menentang Aturan

Studi Ungkap Kepribadian Orang yang Suka Menentang Aturan

Studi Ungkap Kepribadian Orang yang Suka Menentang Aturan

Studi Ungkap Kepribadian Orang yang Suka Menentang Aturan

Studi Ungkap Kepribadian Orang yang Suka Menentang Aturan

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya