0
Thumbs Up
Thumbs Down

Studi: Orang Sosiopat Cenderung Enggan Gunakan Masker

Republika Online
Republika Online - Tue, 27 Oct 2020 09:05
Dilihat: 44
Studi: Orang Sosiopat Cenderung Enggan Gunakan Masker

JAKARTA -- Orang-orang yang memiliki ciri sosiopat atau gangguan kepribadian antisosial cenderung tidak mengikuti aturan yang dirancang untuk menekan penyebaran virus di masa pandemi. Salah satunya adalah aturan mengenai penggunaan masker.

Kecenderungan ini ditemukan pada orang-orang dengan ciri sosiopat atau antisosial, terlebih bila orang tersebut memiliki tingkat empati yang rendah dan tingkat tidak berperasaan, suka menipu, dan gemar mengambil risiko yang tinggi.

"(Karakteristik ini) berkaitan langsung dengan kepatuhan terhadap aturan pembatasan yang lebih rendah," ujar tim peneliti asal Belanda dalam studi yang dimuat pada jurnal daring Personality and Individual Differences.

Sebaliknya, orang-orang dengan tingkat empati yang tinggi cenderung lebih mematuhi aturan-aturan terkait keamanan di masa pandemi Covid-19. Tim peneliti menilai temuan ini dapat menjelaskan sebagian fenomena mengenai adanya orang-orang yang tidak patuh terhadap aturan di masa pandemi.

"Sifat-sifat ini menjelaskan, setidaknya sebagian, mengenai alasan mengapa orang-orang terus tidak mematuhi peraturan pembatasan meski ada peningkatan kasus dan kematian (Covid-19)," kata tim peneliti, seperti dilansir WebMD.

Studi ini dilakukan oleh tim peneliti asal Brasil di negara tersebut. Brasil merupakan negara dengan kasus Covid-19 terbanyak kedua di dunia.

Studi ini melibatkan 1.578 partisipan dewasa di Brasil pada periode 21 Mei hingga 29 Juni. Selama studi, tim peneliti mengukur ciri kepribadian maladaptif pada partisipan. Selain itu, tim peneliti juga mengukut perilaku partisipan terhadap protokol-protokol keseharan di masa pandemi Covid-19.

Tingginya kasus Covid-19 di Brasil dinilai berhubungan dengan sikap oposisi pemerintah terhadap anjuran Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan agensi-agensi kesehatan lainnya. Organisasi-organisasi kesehatan ini menekankan pentingnya penggunaan masker dan jaga jarak fisik di masa pandemi.

Presiden Brasil Jair Bolsonaro diketahui telah meremehkan keseriusan pandemi Covid-19. Di beberapa kesempatan, Bolsonaro mendorong masyarakatnya untuk mengabaikan panduan jaga jarak fisik.

Selain itu, Bolsonaro juga menuding laporan kematian dan peningkatan kasus Covid-19 di negara tersebut sebagai trik media. Setelah positif terkena Covid-19 pun, Bolsonaro menanggapinya dengan santai.

"Tak ada alasan untuk takut. Itulah hidup, hidup terus berjalan," ujar Bolsonaro.


Tim peneliti mengungkapkan bahwa temuan mereka terkait sikap orang-orang di Brasil terhadap protokol kesehatan Covid-19 menunjukkan hasil serupa dengan studi di negara lain. Akan tetapi, ini merupakan studi pertama yang menemukan kaitan antara aturan pembatasan dengan sifat antisosial.

Berita Terkait
  • Kasus Positif Covid-19 di Sumbar Bertambah 273 Kasus
  • Penutupan Pasar Harjodaksino Solo Diperpanjang
  • Epidemiolog: Ada Pemda Tutupi Kasus Covid-19
Berita Lainnya
  • Sinopsis Escape Plan Kisah Seru Menjebol Penjara
  • Pertama Kalinya Gigi Hadid Pamer Foto Usai Melahirkan

Studi: Orang Sosiopat Cenderung Enggan Gunakan Masker

Studi: Orang Sosiopat Cenderung Enggan Gunakan Masker

Studi: Orang Sosiopat Cenderung Enggan Gunakan Masker

Studi: Orang Sosiopat Cenderung Enggan Gunakan Masker

Studi: Orang Sosiopat Cenderung Enggan Gunakan Masker

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
harian pijar
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya