0
Thumbs Up
Thumbs Down

Stop Pakai Skincare Jika Ada 4 Tanda Ini, Bisa Jadi Kanker Kulit

genpi
genpi - Sat, 21 May 2022 23:50
Dilihat: 45

GenPI.co - Kanker kulit merupakan salah satu penyakit mematikan yang wajib diwaspadai siapa saja. Penyebabnya bisa bermacam-macam seperti penggunaan bahan skincare yang asal-asalan.

Kanker ini dapat dideteksi sejak dini gejalanya dan hampir selalu dapat disembuhkan. Berikut adalah 4 tanda kulit yang harus diperhatikan terhadap perubahan pada kulit dilansir dari Healthy Guide.

1. Sakit di Tempat Yang Sama

Garner dan Arthur mengatakan sakit yang tidak sembuh mungkin merupakan tanda karsinoma sel basal atau skuamosa, dua jenis kanker kulit yang paling umum.

"Saya sudah pernah menerima keluhan banyak hal di daerah jenggot pada pasien laki-laki saya. Tempat ini membuat mereka sakit setiap kali mencukurnya. Itu akan menjadi perhatian bagi saya, dan itu adalah tempat yang hampir selalu saya biopsi, meskipun tidak terlalu besar," terang Garner.

Secara umum, Garner selalu menerima keluhan pasien menderita sakit pada bagian ini. Timbul benjolan kecil, mereka pikir itu adalah jerawat dan gampang hilang. Namun muncul lagi dan berdarah," kata Arthur.

Arthur menambahkan bahwa jika sakit belum sembuh dalam sebulan, Anda harus menemui dokter kulit.

2. Benjolan Mutiara Pada Kulit

Dalam beberapa kasus, karsinoma sel basal dapat terlihat seperti "benjolan mutiara", kata Arthur. Benjolan ini bisa berwarna merah jambu, merah, putih, cokelat, hitam, atau coklat.

Tanda-tanda lain dari kanker kulit sel basal termasuk bintik-bintik merah yang teriritasi, kulit berubah warna merah muda dengan pusat-pusat berkerut, luka-luka, bernanah seperti bekas luka.

3. Kulit Bersisik

Arthur mengatakan karsinoma sel basal dan skuamosa dapat muncul sebagai bercak merah bersisik. Dia mencatat bahwa karsinoma sel skuamosa juga dapat sedikit lembut untuk disentuh.

Garner menambahkan bahwa mereka dapat merasakan "amplas tidak beraturan" saat Anda menyentuh mereka. Karsinoma sel skuamosa juga bisa bermanifestasi sebagai luka yang tidak akan sembuh. Diikuti tanda lain seperti kutil yang berdarah.

4. Munculnya Perubahan Warna Tahi Lalat

Menurut American Academy of Dermatology, melanoma dapat muncul dalam tahi lalat. Tahi lalat yang telah berubah dalam ukuran, bentuk, atau warna.

Mungkin mencurigakan jika tahi lalat memiliki beberapa warna atau warna yang tidak biasa seperti merah, putih, biru, atau hitam.

The National Cancer Institute menggunakan akronim yang berguna untuk mengingat semua perubahan mol yang berpotensi terjadi: ABCDE. A singkatan asimetri. Dalam melanoma, dua sisi tahi lalat sering tidak cocok. B adalah singkatan dari perbatasan.

Sebuah melanoma biasanya memiliki perbatasan yang tidak teratur. C adalah singkatan dari warna, karena melanoma biasanya tidak rata dalam warna. D adalah singkatan dari diameter.

Peningkatan ukuran mol, atau diameter, bisa menunjukkan melanoma. E berarti berevolusi. Hati-hati dengan tahi lalat yang berubah seiring waktu.(*)

Video viral hari ini:

Sumber: genpi

Stop Pakai Skincare Jika Ada 4 Tanda Ini, Bisa Jadi Kanker Kulit

Stop Pakai Skincare Jika Ada 4 Tanda Ini, Bisa Jadi Kanker Kulit

Stop Pakai Skincare Jika Ada 4 Tanda Ini, Bisa Jadi Kanker Kulit

Stop Pakai Skincare Jika Ada 4 Tanda Ini, Bisa Jadi Kanker Kulit

Stop Pakai Skincare Jika Ada 4 Tanda Ini, Bisa Jadi Kanker Kulit

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya