0
Thumbs Up
Thumbs Down

Soal Tambang Emas, KPK tidak Bakal Hentikan Penyidikan Kasus Lukas Enembe

Republika Online
Republika Online - Tue, 27 Sep 2022 19:23
Dilihat: 54
Soal Tambang Emas, KPK tidak Bakal Hentikan Penyidikan Kasus Lukas Enembe

JAKARTA -- Gubernur Papua, Lukas Enembe mengeklaim memiliki banyak harta dari usaha tambang emas di Papua. Namun, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan tidak akan menghentikan penyidikan terhadap Lukas terkait dugaan rasuah yang menjeratnya.

"Proses penyidikan tidak akan dihentikan meski ada 1, 2, 3, 4 ataupun lebih tambang emas yang diakui LE (Lukas Enembe)," kata Wakil Ketua KPK, Nawawi Pomolango di Jakarta, Selasa (27/9/2022).

Nawawi mengatakan, pernyataan pihak Lukas mengenai kepemilikan tambang emas di ruang publik bukanlah suatu bukti terkait aliran dana. Sebab, jelas dia, pembuktian itu tidak dapat dilakukan dalam tahap penyidikan.

"Tidak ada proses pembuktian di tahap penyidikan. Pembuktian hanya ada di muka persidangan," jelas Nawawi.

Ia menjelaskan, proses penyidikan merupakan serangkaian tindakan bagi penyidik untuk mencari serta mengumpulkan bukti. Nantinya, bukti itu membuat bakal terang tentang tindak pidana yang terjadi.

"Penghentian penyidikan menurut Pasal 109 ayat 2 KUHAP, hanya dilakukan dalam hal tidak ditemukan kecukupan bukti, peistiwa itu bukan merupakan perbuatan pidana atau penyidikan dihentikan demi hukum," kata dia.

Kuasa hukum Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening pada Senin (26/9/2022), mengungkapkan, kliennya memiliki tambang emas di Kabupaten Tolikara, Papua. Stefanus menyebut, informasi ini ia dapatkan langsung dari Lukas.

"Bapak (Lukas) punya tambang (emas) tidak sendiri di kampung? 'Oh, saya punya di kampung' di Tolikara, di Mamit'," kata Stefanus menirukan perkataan Lukas di Kantor Penghubung Pemerintah Papua, Jakarta Selatan.

Namun, Stefanus mengatakan, surat administrasi kepemilikan tambang emas tersebut sedang diurus. Ia pun belum menerima surat tersebut dari staf Lukas.

Di samping itu, Stefanus juga mengajak KPK melihat langsung tambang emas milik Lukas. Sehingga dapat membuktikan bahwa kliennya memang memiliki lahan tambang emas tersebut.

"Kalau bisa KPK pergi lihat dengan Pak Marwata (Wakil Ketua KPK Alexander Marwata). Mari kita sama-sama temani, kita sama-sama ke Tolikara, kita lihat itu tambang," kata dia.


Berita Terkait
  • Polda Papua Siap Bantu KPK Jemput Lukas Enembe
Berita Lainnya
  • Jejak Keturunan Nabi di Tanah Air
  • Soal Tambang Emas, KPK tidak Bakal Hentikan Penyidikan Kasus Lukas Enembe

Soal Tambang Emas, KPK tidak Bakal Hentikan Penyidikan Kasus Lukas Enembe

Soal Tambang Emas, KPK tidak Bakal Hentikan Penyidikan Kasus Lukas Enembe

Soal Tambang Emas, KPK tidak Bakal Hentikan Penyidikan Kasus Lukas Enembe

Soal Tambang Emas, KPK tidak Bakal Hentikan Penyidikan Kasus Lukas Enembe

Soal Tambang Emas, KPK tidak Bakal Hentikan Penyidikan Kasus Lukas Enembe

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya