0
Thumbs Up
Thumbs Down

Soal 'Surat Minta Sumbangan', Demokrat: Polisi Perlu Periksa Gubernur Sumbar

pijar
pijar - Thu, 19 Aug 2021 20:11
Dilihat: 70
Soal 'Surat Minta Sumbangan', Demokrat: Polisi Perlu Periksa Gubernur Sumbar

harianpijar.com, JAKARTA - Surat meminta sumbangan untuk penerbitan buku yang diteken Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah beredar luas. Ketua DPD Partai Demokrat Sumbar Mulyadi meminta pihak kepolisian memeriksa Mahyeldi terkait surat tersebut.

"Polisi perlu memeriksa Gubernur (Mahyeldi-red), karena ada tanda tangannya di sana. Selain itu, surat tersebut juga menggunakan kertas kerja dan berstempel dinas gubernur," ujar Mulyadi kepada awak media, Kamis, 19 Agustus 2021.

Mulyadi mengatakan polisi harus menyelesaikan persoalan ini secara tuntas. Menurutnya, jika memang naik ke tingkat penyidikan polisi perlu melanjutkan, sehingga persoalan ini tidak terus menjadi perbincangan hangat.

"Gubernur harus di-BAP sebagai saksi. Di sana baru ada kepastian hukum, apakah memang itu tanda tangan gubernur atau tidak. Penyidik harus memeriksa gubernur untuk ini. Kalau ada unsur pelanggaran perundang-undangan, harus ada yang bertanggungjawab," ucapnya.

Mulyadi pun mengingatkan bahwa posisi gubernur adalah pejabat publik, sehingga perlu berhati-hati dalam bertindak atau melakukan sesuatu.

"Jadi pejabat harus berhati-hati. Saya baca lima orang yang mengedarkan surat permintaan sumbangan itu sudah pernah melakukannya di tahun 2016 dan 2018 saat Pak Gubernur masih menjadi Wali Kota. Ini sepertinya pengulangan, karena dulu pernah sukses melakukan hal yang sama dan tidak ada yang mempermasalahkan, sehingga dilakukan lagi," imbuhnya.

Selanjutnya, Mulyadi kembali meminta aparat bertindak tegas dengan melakukan penyelidikan secara menyeluruh.

"Harus dilakukan penyelidikan secara menyeluruh, sehingga jangan sampai yang terjadi di Padang dianggap sebagai hal lumrah dan bisa dilakukan dimana saja," kata Mulyadi.

Sementara itu, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah sendiri belum mau menanggapi soal surat yang membuat heboh tersebut.

"Hari ini hanya soal mobil, hanya mobil saja," ujar Mahyeldi di Istana Gubernur, Kamis, 19 Agustus 2021.

"Nanti, kita serahkan. Mobil dulu," tambahnya.

Sebelumnya, pihak kepolisian sempat menangkap lima orang karena membawa surat permintaan sumbangan penerbitan buku yang diteken Mahyeldi. Polisi menyebut para peminta sumbangan itu mengaku telah memperoleh dana sekitar Rp 170 juta.

"Kita amankan dan dibawa ke Mapolresta untuk diperiksa," ungkap Kasat Reskrim Polresta Padang Kompol Rico Fernanda kepada awak media, Kamis, 19 Agustus 2021.

Penangkapan itu dilakukan pada Jumat, 13 Agustus 2021 lalu. Mereka awalnya ditangkap dengan sangkaan melakukan penipuan. Berdasarkan hasil pemeriksaan, kelimanya mendatangi para pengusaha, kampus, dan pihak-pihak lain bermodalkan surat berlogo Gubernur Sumbar dan bertanda tangan Mahyeldi.

Surat itu bernomor 005/3984/V/Bappeda-2021 tertanggal 12 Mei 2021 tentang penerbitan profil dan potensi Provinsi Sumatera Barat.

Para peminta sumbangan itu juga membawa surat yang memiliki kop dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumbar. Rico Fernanda mengatakan, dari pengakuan kelimanya, mereka mengakui mendapat persetujuan dari Bappeda dan Gubernur Sumbar Mahyeldi.

Setelah dicek, surat itu ternyata asli. Kelima orang tersebut pun kemudian dilepaskan.

"Kami tidak menahan kelima orang ini, karena kelima orang ini mengakui bahwa surat itu adalah asli. Berasal dari Gubernur dan orang kepercayaannya," ujar Rico Fernanda.


"Pekan ini kita akan panggil para pihak terkait seperti Bappeda, Sekretariat Daerah, dan pihak Gubernur," imbuhnya. (ilfan/det)

Sumber: pijar

Soal 'Surat Minta Sumbangan', Demokrat: Polisi Perlu Periksa Gubernur Sumbar

Soal 'Surat Minta Sumbangan', Demokrat: Polisi Perlu Periksa Gubernur Sumbar

Soal 'Surat Minta Sumbangan', Demokrat: Polisi Perlu Periksa Gubernur Sumbar

Soal 'Surat Minta Sumbangan', Demokrat: Polisi Perlu Periksa Gubernur Sumbar

Soal 'Surat Minta Sumbangan', Demokrat: Polisi Perlu Periksa Gubernur Sumbar

  
Berita Trending Berita
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya