0
Thumbs Up
Thumbs Down

Soal Status Kompol Rosa, Polri : Nanti Lihat Perkembangan...

Republika Online
Republika Online - Thu, 27 Feb 2020 06:42
Dilihat: 23
Soal Status Kompol Rosa, Polri : Nanti Lihat Perkembangan...

JAKARTA -- Ketidakjelasan status penyidik Kompol Rosa Purbo Bekti sampai saat ini menjadi tanda tanya. Mabes Polri mengaku akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut terkait status penyidik Kompol Rosa Purbo Bekti. Namun, pihaknya tidak bisa memastikan kapan perkembangan tersebut akan disampaikan ke masyarakat.

"Saya kira penjelasan dari Pak Ketua KPK dan pihak kepolisian kan sudah disampaikan ke media. Nanti lihat saja perkembangannya lebih lanjut ya," kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Polri, Kombes Asep Adisaputra di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (26/2).

Sebelumnya diketahui, Kompol Rosa adalah salah satu penyidik KPK yang sempat diperbantukan ketika proses operasi tangkap tangan (OTT) mantan Komisioner KPU, Wahyu Setiawan, pada 8-9 Januari 2020. Kemudian pada 12 Januari 2020, KPK meneria surat dari Mabes Polri yang ditandatangani asistem SDM berisi penarikan penugasan dua penyidik, Kompol Indra dan Kompol Rosa Purbo.

Kemudian pada 15 Januari 2020, lima pimpinan KPK menyepakati pengembalian dua penyidik tersebut. Tindak lanjut dari disposisi itu kemudian melalui sekretaris jenderal, Kabiro SDM dan mekanisme birokrasi lainnya. Namun dalam perjalanannya, terdapat surat tertanggal 21 Januari 2020 yang ditanda tangani oleh Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono. Surat itu berisi pembatalan penarikan dua penyidk itu.

Status Kompol Rosa kini menjadi tidak jelas setelah dipecat KPK, tapi tidak diterima oleh institusi asalnya, Polri. Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Kamis (20/2), mengatakan, surat keberatan dari Kompol Rosa Purbo Bekti perihal pengembaliannya ke Mabes Polri dan dalam proses telaah dan pembahasan. Telaah melibatkan tim SDM dan Biro Hukum.

"Info terakhir sudah dalam proses telaah dan pembahasan tim terdiri dari pimpinan, birkum (biro hukum), dan SDM," kata Ali saat dikonfirmasi di Jakarta, belum lama ini.

Sebelumnya, pimpinan KPK telah menerima surat keberatan tersebut pada Jumat (14/2). Ali menyatakan, langkah yang diambil Rossa tersebut seusai dengan ketentuan Pasal 75 Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan.

"Tentu ini sesuai dengan ketentuan Pasal 75 Undang-Undang 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan memang mekanisme yang bisa ditempuh ketika ada masyarakat atau warga yang dirugikan terhadap sebuah keputusan maka bisa melakukan upaya administrasi, yaitu keberatan dan banding," kata Ali di gedung KPK, belum lama ini.


Berita Terkait
  • Terkait Status Kompol Rosa, Masinton: Harus Diselesaikan
  • Pekan Ini, BB dan Tersangka Kasus Novel Masuk ke Kejati
  • Banyak Genangan, KPK Jadwal Ulang Ketua KPU
Berita Lainnya
  • Arsul Sani: Salam Pancasila tak Bisa Gantikan Salam Agama
  • Pasien Diduga Corona di RSHS Pernah Pergi ke Thailand

Soal Status Kompol Rosa, Polri : Nanti Lihat Perkembangan...

Soal Status Kompol Rosa, Polri : Nanti Lihat Perkembangan...

Soal Status Kompol Rosa, Polri : Nanti Lihat Perkembangan...

Soal Status Kompol Rosa, Polri : Nanti Lihat Perkembangan...

Soal Status Kompol Rosa, Polri : Nanti Lihat Perkembangan...

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya