0
Thumbs Up
Thumbs Down

Soal Rumah Ibadah, Legislator: Nggak Ngerti Itu Kemenag

Republika Online
Republika Online - Fri, 29 May 2020 17:01
Dilihat: 32
Soal Rumah Ibadah, Legislator:  Nggak Ngerti Itu Kemenag

JAKARTA -- Anggota Komisi VIII DPR Bukhori mengkritisi langkah Kementeri Agama (Kemenag) yang menyerahkan kewenangan untuk membuka kembali rumah ibadah kepada kecamatan. Bukhori menilai, hal tersebut tidaklah tepat.

"Saya kira tidak tepat itu, karena kawasan. Jadi mushola dan masjid itu bukan camat yang huni, salah itu, nggak ngerti itu," kata Bukhori kepada Republika, Jumat (29/5).

Dia menganggap, tidak tepat jika rumah ibadah disamakan dengan struktur pemerintah. Oleh karena itu, menurutnya, Kemenag cukup menyerahkan keputusan dibukanya kembali rumah ibadah kepada pengurus.

"Jangan urusan mushola, masjid diserahkan pada camat, atau diserahkan pada bupati, serahkan kepada pengurus masjid, dia yang tahu bagaimana caranya, supaya tidak ada intervensi," ujarnya.

Menurutnya, untuk masjid dan mushola yang berada di lingkungan kecil seperti di perkampungan dan perumahan sebaiknya dipersilakan untuk dibuka kembali. Alasannya jamaah di masjid tersebut sudah mengenal siapa saja warga yang biasa melaksanakan sholat di masjid tersebut.

"Oleh karena itu menurut saya pemberlakuan terhadap rumah ibadah yang bukan di kawasan umum, bukan di kawasan umum yang tidak ketahuan terutama di kawasan perumahan, perkampungan itu serahkan saja ke pengurus, mereka tahu," ujarnya.

Sebelumnya Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi mengungkapkan, bahwa Kementerian Agama akan mengumumkan protokol kesehatan memfungsikan kembali rumah ibadah di era normal baru (new normal) sore ini. Fachrul mengatakan, Kementerian Agama memberikan kewenangan kepada kecamatan untuk memutuskan rumah ibadah mana saja yang boleh dibuka.

Keputusan tersebut diambil lantaran tingkat camat lebih mengetahui daerah mana saja yang aman dan mana saja yang tidak aman. "Sehingga kami berpikir mungkin yang adil kewenangan itu diberikan sampai tingkat camat, sesuai tingkat level rumah ibadahnya," ujarnya.


Berita Terkait
  • Risma Kecewa, Lapor ke Doni Lalu Tunjukkan Bukti ke Wartawan
  • Ekonomi Menurun, Wapres Ajak Bersiap Masuki Era New Normal
  • Pemberlakuan New Normal Harus dengan Komitmen
Berita Lainnya
  • Kasus Positif Covid-19 Bertambah 678, Total 25.216 Orang
  • DPRD Minta DKI Siapkan Skenario New Normal Sektor Pariwisata

Soal Rumah Ibadah, Legislator: Nggak Ngerti Itu Kemenag

Soal Rumah Ibadah, Legislator: Nggak Ngerti Itu Kemenag

Soal Rumah Ibadah, Legislator: Nggak Ngerti Itu Kemenag

Soal Rumah Ibadah, Legislator: Nggak Ngerti Itu Kemenag

Soal Rumah Ibadah, Legislator: Nggak Ngerti Itu Kemenag

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya