0
Thumbs Up
Thumbs Down

Soal 'Menteri Muda', Pengamat: Jangan Dipaksakan

Republika Online
Republika Online - Fri, 12 Jul 2019 20:48
Dilihat: 43
Soal 'Menteri Muda', Pengamat: Jangan Dipaksakan

JAKARTA -- Pengamat politik Adi Prayitno berharap keinginan Jokowi hadirkan menteri muda atau milenial di kabinet mendatang, murni karena pertimbangan kompetensi. Adi berharap hadirnya menteri muda bukan karena "latah" mengikuti negara-negara lain.

"Milenial ini jangan hanya latah-latahan karena di negara lain ada milenial yang menjadi menteri kita juga ikut-ikutan juga jangan dipaksakan juga. Kalau kelompok milenial yang ktia cari tidak ada, enggak perlu dipaksakan," kata Adi di Jakarta, Jumat (12/7).

Menurutnya, penentuan menteri milenial yang layak akan sangat rumit karena selain cerdas dan memenuhi kualifikasi, menteri dengan usia sekitar 30 tahun ini harus tahan banting dan mampu dengan total membantu presiden mewujudkan visi, misi, dan janji politik yang sudah dinanti masyarakat. "Bukan hanya masalah anak muda, melainkan dia akan cenderung lugu menghadapi realitas politik yang sesungguhnya karena menteri itu suka tidak suka harus menghadapi kritik dari kalangan bukan dari oposisi, bahkan partai pendukung pemerintah," ujarnya.

Selain itu, Adi juga mengingatkan menteri milenial yang dipilih juga mempunyai dukungan penuh dari partai politik agar mampu bertahan dan terbebas dari rong-rongan politik dari unsur oposisi maupun partai pendukung pemerintah. "Dinamika sistem politik kita ini susah ditebak. Mungkin ada milenial pinter cerdas punya kapasitas. Kalau tidak punya backup politik, dia bisa terancam di-bully di Senayan," katanya.

Pada prinsipnya, Adi mendukung akan tetapi, di sisi lain kualitas kompetensi totalitas mendukung presiden dan mendapat dukungan partai itu yang paling penting.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengisyaratkan pembentukan kementerian baru sesuai dengan kebutuhan dan tantangan zaman, salah satu upayanya adalah memberi tempat untuk anak muda dengan rentang usia 20 hingga 30 tahun masuk dalam Kabinet Kerja Jilid II. Hingga kini Jokowi belum mengumumkan nama-nama menteri yang berasal dari kalangan partai maupun nonpartai.


Berita Terkait
  • TKN: Menteri Muda Jokowi tidak Terbatas pada Kader Partai
  • Pengamat: Jokowi Sekarang Lebih Bebas Susun Kabinet
  • JK Ingatkan Hal Ini ke Partai yang Minta Jatah Menteri
Berita Lainnya
  • Anne Avantie tak Nilai Negatif Lansia Dititip di Panti Jompo
  • Setkab: Jateng dan Jatim Jadi Contoh Sinergi Pusat-Daerah

Soal 'Menteri Muda', Pengamat: Jangan Dipaksakan

Soal 'Menteri Muda', Pengamat: Jangan Dipaksakan

Soal 'Menteri Muda', Pengamat: Jangan Dipaksakan

Soal 'Menteri Muda', Pengamat: Jangan Dipaksakan

Soal 'Menteri Muda', Pengamat: Jangan Dipaksakan

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya