0
Thumbs Up
Thumbs Down

Skenario Maut PDIP dan Gerindra Bikin Kaget, Bisa Pecah Kongsi

genpi
genpi - Mon, 26 Apr 2021 09:40
Dilihat: 48

GenPI.co - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Gerindra saat ini menjadi partai politik (parpol) yang bisa membuat skenario maut di pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Berkoalisi atau tidak, kedua parpol ini sangat menentukan wajah Indonesia selepas Presiden Joko Widodo (Jokowi) lengser.

BACA JUGA: Tokoh Ini Jadi Rebutan Pilpres 2024, Calon PDIP Bakal Dikeroyok

Pasalnya, koalisi yang dibangun bisa menentukan siapa calon presiden terpilih di Pilpres 2024.

Jika melihat gaya politik Prabowo Subianto dalam memimpin Gerindra menarik untuk dikulik.

Sebab, Partai Gerindra pada 2019 head to head dengan PDIP dalam kontestasi pemilihan presiden.

Namun, pada tahun yang sama pula, Prabowo dan Gerindra bergabung ke koalisi pemerintah bersama PDIP.

BACA JUGA: Rekayasa Penjarakan Habib Rizieq Terkuak, Saksi Tampak Tertekan

Akankah pada Pemilihan Presiden 2024 Prabowo akan berkoalisi dengan Megawati Soekarnoputri.

Menanggapi hal itu, Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando EMAS mengungkap sejumlah analisisnya.

Menurutnya, bukan PDIP yang akan digandeng oleh Gerindra, melainkan PAN.

"Gerindra sudah dua kali berkoalisi dengan PAN. Jadi, sudah berpengalaman," kata Fernando saat dihubungi GenPI.co pada Minggu (25/4).

Pada Pilpres 2014 misalnya, Prabowo berpasangan dengan Ketum PAN saat itu, yakni Hatta Rajasa.

Adapun, pada Pilpres 2019 lalu, Prabowo berpasangan dengan Sandiaga Uno.

Sandi awalnya merupakan kader Gerindra, tetapi dalam perkembangannya dia diberi KTA PAN.

Jika dua parpol ini bergabung, mereka memiliki 122 kursi di parlemen atau setara 21,21 persen.

"Itu sudah cukup untuk memajukan calon presiden dan calon wakil presiden," kata Fernando.

Sementara itu, Pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago mengatakan PDIP merupakan salah satu partai yang berhasil memainkan peran sebagai partai oposisi.

"Demokrat kemarin masih gagal, PKS masih gagal dan terbukti PDIP 10 tahun beroposisi," jelas Pangi Syarwi Chaniago di Gedung DPR RI, Kamis (22/4).

Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu mengatakan bahwa PDIP bisa menjadi partai penguasa.

"Nah, ini sebetulnya role model, kenapa partai lain belum mampu? ini menjadi pertanyaan," ungkapnya.

Sehingga menjadi oposisi atau di luar pemerintah itu menjadi kekhawatiran, padahal PDIP pernah melakukan ini dengan baik.

Namun, menurut Pangi, sekarang PDIP sudah menjadi the ruling party.

"Partai penguasa itu tidak lepas dari bahwa dia menjalankan fungsi pengawasan dengan baik, karena presiden yang terpilih secara mayoritas, suara terbesar maka dia akan bisa ada potensi untuk terjadi monopoli dan kuat," bebernya.

Ketika tidak ada pengawasan dari DPR, PDIP cenderung tidak terlalu mendengar suara parlemen, karena PDIP dianggap kritis dan bisa berbahaya.

"Tidak menjadi obat, harus menjadi obat, menjadi vitamin, bahkan tidak mengindahkan atau tidak menganggap parlemen," pungkasnya.(*)

Jangan lewatkan video populer ini:

Sumber: genpi

Skenario Maut PDIP dan Gerindra Bikin Kaget, Bisa Pecah Kongsi

Skenario Maut PDIP dan Gerindra Bikin Kaget, Bisa Pecah Kongsi

Skenario Maut PDIP dan Gerindra Bikin Kaget, Bisa Pecah Kongsi

Skenario Maut PDIP dan Gerindra Bikin Kaget, Bisa Pecah Kongsi

Skenario Maut PDIP dan Gerindra Bikin Kaget, Bisa Pecah Kongsi

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya