0
Thumbs Up
Thumbs Down

Sistem Yumina-Bumina Jadi Solusi Beternak di Perkotaan

Nusabali
Nusabali - Mon, 23 Nov 2020 11:24
Dilihat: 247
Sistem Yumina-Bumina Jadi Solusi Beternak di Perkotaan
Kendala ketersediaan lahan ini juga dialami Kota Denpasar, karenanya pemerintah melalui Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan mendorong petani budidaya ikan air tawar untuk menerapkan sistem Yumina-Bumina.

Kadis Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar, AA Bayu Bramasta saat dihubungi, Minggu (22/11) menjelaskan ketersediaan lahan memang menjadi kendala pengembangan sektor ikan air tawar di perkotaan. Tak hanya Kota Denpasar, kota lainnya juga mengalami kendala yang sama. Namun, dengan adanya keterbatasan tersebut bukanlah menjadi kendala untuk tetap produktif.

Di mana, petani budidaya ikan air tawar dapat memanfaatkan sistem budidaya ikan air tawar Yumina-Bumina. "Iya sekarang sudah ada sistem Yumina-Bumina yang memerlukan lahan tidak terlalu luas, sehingga sangat cocok untuk petani budidaya ikan air tawar perkotaan," jelasnya. Lebih lanjut dikatakan bahwa Yumina merupakan singkatan dari Sayur Mina yang artinya Sayuran dan Ikan. Sedangkan Bumina merupakan kepanjangan dari Buah dan Mina yang artinya Buah dan Ikan. Sehingga dalam mengembangkan budidaya perikanan air tawar secara bersamaam juga dapat menanam sayuran dan buah.

"Jadi Yumina dan Bumina merupakan salah satu pengembangan dari teknologi akuaponik yang berprinsip hemat air dan hemat lahan dengan memadukan budidaya ikan (akuakultur) dan budidaya tanaman tanpa tanah (hidroponik), sehingga dapat menciptakan sinergi yang saling menguntungkan antara ikan dan tanaman," jelasnya

Dikatakannya, dengan sistem ini masyarakat dapat memilih varian jenis ikan yang akan dibudidaya. Di mana, jenis ikan lele dan ikan nila menjadi yang paling cocok diterapkan. Terlebih di masa pandemi saat ini, selain dapat menjadi pemenuhan ketahanan pangan keluarga juga dapat memberikan nilai tambah yang ekonomis.

"Kami berharap di masa pandemi ini masyarakat bisa tetap menjalankan usaha budidayanya dan bisa menambah pendapatan dari hasil tanamannya ataupun menjaga ketahanan pangan keluarga," pungkasnya. Untuk diketahui bahwa di Kota Denpasar sendiri metode ini sudah mulai diterapkan oleh beberapa kelompok budidaya. Seperti Pokdakan Penatih Lestari, Desa Penatih Dangin Puri, Yayasan Tukad Bindu, Kelurahan Kesiman, Pokdakan Minadi Lestari, Kelurahan Sesetan, Pokdakan Ubung Bina Mina Mandiri, Kelurahan Ubung, Yayasan Tamiang Bali Mandiri, Desa Peguyangan Kangin. *mis
Sumber: Nusabali

Sistem Yumina-Bumina Jadi Solusi Beternak di Perkotaan

Sistem Yumina-Bumina Jadi Solusi Beternak di Perkotaan

Sistem Yumina-Bumina Jadi Solusi Beternak di Perkotaan

Sistem Yumina-Bumina Jadi Solusi Beternak di Perkotaan

Sistem Yumina-Bumina Jadi Solusi Beternak di Perkotaan

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya