0
Thumbs Up
Thumbs Down

Sisi Positif Peristiwa Gosip Panas yang Menerpa Aisyah RA

Republika Online
Republika Online - Sat, 14 Dec 2019 05:36
Dilihat: 42
Sisi Positif Peristiwa Gosip Panas yang Menerpa Aisyah RA

"Walau malam gelap, ia dipenuhhi bintang-bintang. Dan akhirnya sang surya melumat habis petang. Hujan Rahmat berselubung awan mendung. Bila saatnya, turunlah air tak terbendung."

Penggalan kalimat di atas adalah terjemahan dari bait Kasidah Munfarijah sebagaimana diuraikan Abdul Wahid dalam Selama Datang Gundah!: Anotasi Kasidah Munfarijah.

Bait tersebut mengajarkan kepada umat Islam untuk selalu selalu berpikiran optimis dan bersabar. Umat harus menyadari bahwa selain memberikan gelap, mendung juga menjanjikan hujan. Hal ini digambarkan Wahid dalam kisah Sayyidah Aisyah yang diserang dengan fitnah perselingkuhan.

Wahid menjelaskan, ketika kaum munafik dan kroni-kroninya menebarkan gosip bahwa Sayyidah Aisyah telah berbuat serong dengan Shafwa bin Ma'thal al-Silmy, Nabi Muhammad SAW dan Aisyah serta para sahabatnya pun tergoncang.

Meskipun mereka tidak percaya, gosip perselingkuhan tersebut cukup mengganggu. Mereka pun menunggu wahyu tapi yang ditunggu tak kunjung turun, empat puluh hari lamanya wahyu terhenti. Akhirnya turunlah rangkaian ayat yang menyatakan kebohongan besar pada penebar gosip.

Namun, dalam firman-Nya, alih-alih menyebutnya sebagai keburukan, tapi Allah SWT justru menegaskan bahwa gosip itu sebagai kebaikan. Kebaikan apa bagi keluarga yang diserang fitnah perselingkuhan seperti itu?

Menurut Wahid, setidaknya ada tiga kebaikan yang bisa diambil. Pertama, yaitu buah kesabaran dari suatu ujian karena mengharap ridha Allah, demikianlah orang-orang saleh menghadapi kezaliman. Kedua, gosip tersebut justru menyingkap tabir hati para penebar gosip

Kalau saja mereka tidak menebarkannya, tentu kebencian itu akan tersimpan rapi selamanya. Sedangkan yang ketiga, yaitu turunnya 18 ayat yang secara khusus menjelaskan kesucian Aisyah dan persaksian Tuhan langsung bahwa penebar gosip adalah pembawa berita yang tercela dan terkutuk.

"Sesungguhnya orang-orang yang membawa berita bohong itu adalah dari golongan kamu juga. Janganlah kamu kira bahwa berita bohong itu buruk bagi kamu bahkan ia adalah baik bagi kamu..." (QS al-Nur: 11).

Jadi, kapan mendung menumpahkan air? Kapan mentari melumat habis gelap malam? Kapan seseorang bisa terlepas lega dari cengkraman masalahnya? Sayangnya, tidak ada yang tahu kapan tepatnya. Namun, menurut Wahid, orang cerdas hanya bisa menjawab, "Sabar, serahkan, dan berprasangka baiklah kepada Allah."


Berita Terkait
  • Amphuri: Marak Umrah Digital Harus Disikapi Secara Bijak
  • Alasan Mengapa Aisyah RA Begitu Cemburu kepada Khadijah RA
  • Kisah Aisyah Mendidik Keponakannya
Berita Lainnya
  • Klopp Sanjung Penampilan Pemain Pelapis Liverpool
  • Instagram Perketat Pendaftaran dengan Tanggal Lahir

Sisi Positif Peristiwa Gosip Panas yang Menerpa Aisyah RA

Sisi Positif Peristiwa Gosip Panas yang Menerpa Aisyah RA

Sisi Positif Peristiwa Gosip Panas yang Menerpa Aisyah RA

Sisi Positif Peristiwa Gosip Panas yang Menerpa Aisyah RA

Sisi Positif Peristiwa Gosip Panas yang Menerpa Aisyah RA

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya