0
Thumbs Up
Thumbs Down

Sering Overthinking, Yuk Atasi dengan Cara Ini

okezone
okezone - Thu, 24 Sep 2020 14:52
Dilihat: 52
Sering Overthinking, Yuk Atasi dengan Cara Ini

Banyak orang yang mengatakan bahwa stres terjadi akibat terlalu banyak berpikir atau yang biasa disebut overthinking. Secara umum, pemikiran dan persepsi saling bergantung. Ketika kita merasakan sesuatu, itu disertai dengan pikiran.

Karena itu, membiarkan stres akibat pola pikir yang salah bukanlah hal yang baik. Seorang Psikiater dari Paras Hospital, Dokter Jyoti Kapoor memberikan 5 tips sederhana untuk keluar dari overthinking seperti dikutip dari Femina India pada Kamis (24/9/2020).

1. Bersikap netral

Baik dari filsafat kuno hingga psikologi modern, mereka sepakat bahwa mengamati situasi dari sudut pandang netral membantu dalam tanggapan yang lebih baik.

Ketika kita melepaskan diri dari emosi berikutnya yang dipicu oleh suatu situasi, kita berada dalam posisi untuk menyelesaikan masalah dengan mudah dan efektif.

2. Fokus pada kehidupan saat ini

Pengalaman dari masa lalu seringkali menimbulkan praduga untuk masa depan dan pada akhirnya kita mempersiapkan sesuatu yang mungkin atau mungkin tidak terjadi. Pendekatan yang seimbang adalah menganalisis dan fokus menjalani hidup pada saat ini.

3. Fokus pada kemampuan

Sering kali, kita khawatir tentang kegagalan atau ketidakmampuan untuk melakukan sesuatu. Seperti, bagaimana jika saya gagal dalam ujian atau wawancara atau tidak dapat membangun rumah atau menabung untuk masa depan?

Terus-menerus seperti itu membuat kita tidak bisa melihat sesuatu yang positif yang ada di sekitar. Pada akhirnya, kita kehilangan kesempatan untuk menghargai dan menikmati apa yang kita miliki untuk mendapatkan apa yang tidak kita miliki.

Terlalu fokus pada peristiwa negatif memiliki konsekuensi jangka panjang pada kemampuan kita untuk rileks dan menikmati bahkan hasil yang diinginkan dari usaha keras kita.

4. Toleransi dan menerima diri sendiri

Kedua prinsip ini akan memperkuat kemampuan kita untuk menangani tanggapan terhadap situasi apa pun. Toleransi dipelajari, seorang bayi tidak dapat mentolerir rasa lapar dan dengan cemas menangis, tetapi secara bertahap belajar untuk percaya bahwa ibu akan datang dan memberinya makan dan kecemasan itu lenyap selama beberapa saat.

Penundaan dalam kepuasan ini adalah pelajaran paling dasar selama perkembangan dan perlu dipraktekkan sepanjang hidup. Gaya hidup yang serba cepat saat ini dengan semua yang tersedia sesuai perintah membuat kita impulsif dan tidak toleran, menyebabkan masalah penyesuaian. Akan sangat bermanfaat jika kita merenungkan dua komponen yang diperlukan untuk adaptasi dan evolusi ini.

Baca juga: Cegah Covid-19, Kemenkes Minta Masyarakat Hanya Andalkan 3 Jenis Masker Ini

5. Berpikir positif


Berpikir positif adalah kunci untuk mengelola stres dan melawan overthingking di semua tingkatan, baik pribadi, sosial dan pekerjaan. Berpikir positif memengaruhi realitas kita dengan menyebabkan serangkaian efek saling bergantung pada bahasa tubuh, reaksi, komunikasi, interaksi interpersonal, dan akhirnya konsekuensi.

Sumber: okezone

Sering Overthinking, Yuk Atasi dengan Cara Ini

Sering Overthinking, Yuk Atasi dengan Cara Ini

Sering Overthinking, Yuk Atasi dengan Cara Ini

Sering Overthinking, Yuk Atasi dengan Cara Ini

Sering Overthinking, Yuk Atasi dengan Cara Ini

  
Berita Trending Keluarga
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya