0
Thumbs Up
Thumbs Down

Semangat New Normal Ala Jokowi vs Perang Dingin Ala AS-China: Rupiah Jadi Maju-Mundur Lawan Dolar AS

wartaekonomi
wartaekonomi - Wed, 27 May 2020 10:04
Dilihat: 36
Jakarta

Presiden Jokowi terus menggaungkan semangat menjalani era kehidupan baru alias New Normal sehingga masyarakat pun diminta untuk mulai bersiap diri. Sayangnya, saat semangat tersebut terus ditabuh, masyarakat disuguhi oleh sentimen global yang tak mengenakkan, yakni perang dingin era baru antara Amerika Serikat (AS) dan China.

Beberapa waktu lalu, pihak China tegas tak akan tinggal diam atas tindakan pemerintah AS yang gemar menempatkan China sebagai pihak paling bersalah dalam hal penyebaran virus corona di dunia. Oleh karena itu, ancaman balasan secara terang-terangan pun disampaikan oleh negara pimpinan Xi Jinping itu kepada negara pimpinan Donald Trump.

Baca Juga: Hapus Ketergantungan pada AS, Xi Atur Strategi Hadapi Skenario Terburuk Buat Ekonomi Usai Covid-19

"China tidak hanya menyerang balik secara simbolis, tetapi akan memberlakukan tindakan balasan yang akan membuat mereka merasakan sakit," tulis Global Times beberapa waktu lalu.

Bak dibuat bimbang dengan situasi yang ada, nilai tukar rupiah pun menjadi maju-mundur dalam melawan dolar AS. Sejak perdagangan spot Rabu (27/05/2020), rupiah beberapa kali berpindah posisi dari menguat, melemah, menguat lagi, dan melemah lagi.

Baca Juga: Meski Tipis, Rupiah Akhirnya Terapresiasi di Hadapan Dolar AS

Hingga pukul 10.02 WIB, rupiah terkoreksi sedalam -0,07% ke level Rp14.729 per dolar AS. Padahal, beberapa menit sebelumnya, rupiah menguat hingga level terbaiknya di angka Rp14.711 per dolar AS.

Kendati demikian, rupiah mampu menguat di hadapan tiga mata uang global lainnya, yakni dolar Australia (0,20%), euro (0,15%), dan poundsterling (0,08%). Pergerakan rupiah di kancah Asia, rupiah terpantau variatif dengan kecenderungan menguat.

Rupiah berada di posisi ketiga teratas setelah dolar Hong Kong (-0,11%), yen (-0,07%), dan baht (-0,04%). Itu artinya, rupiah unggul atas yuan (0,24%), won (0,17%), dolar Taiwan (0,08%), ringgit (0,06%), dan dolar Singapura (0,05%).

Penulis/Editor: Lestari Ningsih


Foto: Sigid Kurniawan

Sumber: wartaekonomi

Semangat New Normal Ala Jokowi vs Perang Dingin Ala AS-China: Rupiah Jadi Maju-Mundur Lawan Dolar AS

Semangat New Normal Ala Jokowi vs Perang Dingin Ala AS-China: Rupiah Jadi Maju-Mundur Lawan Dolar AS

Semangat New Normal Ala Jokowi vs Perang Dingin Ala AS-China: Rupiah Jadi Maju-Mundur Lawan Dolar AS

Semangat New Normal Ala Jokowi vs Perang Dingin Ala AS-China: Rupiah Jadi Maju-Mundur Lawan Dolar AS

Semangat New Normal Ala Jokowi vs Perang Dingin Ala AS-China: Rupiah Jadi Maju-Mundur Lawan Dolar AS

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya