0
Thumbs Up
Thumbs Down

Sebut Corona Ancaman Terbesar, Inggris Lockdown 3 Minggu

Antvklik
Antvklik - Tue, 24 Mar 2020 09:17
Dilihat: 24

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson telah memerintahkan Inggris lockdown selama tiga pekan. Menurutnya, virus corona adalah ancaman terbesar bagi Inggris selama beberapa dekade terakhir.

antvklik.com - Dalam pernyataan yang disiarkan lewat televisi, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan, Inggris lockdown atau dikarantina selama 3 minggu.

Ia menyerukan kepada seluruh warga harus tinggal di rumah guna menangkal penyebaran virus corona.

"Tanpa upaya nasional untuk menghentikan penyebaran virus, akan ada masa di mana tidak ada pelayanan kesehatan di dunia dapat mengatasinya. Ini karena tidak cukupnya ventilator, tempat tidur rumah sakit, dokter dan perawat," kata Johnson.

Dikatakan, masyarkaat masih diperbolehkan keluar rumah untuk hal-hal terbatas. Antara lain berbelanja untuk kebutuhan dasar, dengan frekuensi seminimal mungkin dan berolahraga, seperti bersepeda atau jogging sendiri.

Sebelum lockdown, sebagian besar warga London sudah patuh untuk tidak keluar rumah (Foto: Anadolu News)

Selain itu warga juga dapat meninggalkan rumah untuk urusan medis atau bekerja jika tidak dapat dilakukan dari rumah.

"Jika Anda tidak mengikuti aturan ini, maka polisi akan menggunakan kewenangannya untuk menindak, termasuk memberikan denda dan membubarkan paksa kerumunan," katanya.

Johnson mengatakan, kebijakan ini akan berlaku selama 3 pekan dan akan dikaji kembali.

Kebijakan lockdown di Inggris berlaku selama tiga pekan (Foto: Anadolu News)

Warga Inggris Diminta Pulang

Sementara Menteri Luar Negeri Inggris, Dominic Raab mengimbau kepada warga Inggris yang masih berada di luar negeri untuk segera pulang. Ia juga mengingatkan, perjalanan internasional telah dibatasi karena adanya penutupan perbatasan, bandara hingga pemangkasan rute perjalanan pesawat.

Pemerintah Inggris tengah berkoordinasi dengan maskapai penerbangan untuk tetap membuka jadwal penerbangan dan menyerukan aksi internasional agar warga asing yang masih berada di luar negeri tetap dapat pulang dengan pesawat komersial.

Warga Inggris masih diperbolehkan beraktifitas keluar rumah untuk keperluan mendesak (Foto: Anadolu News)

Inggris adalah salah satu negara di Eropa yang memiliki jumlah kasus corona yang tinggi. Hingga Selasa (24/3/2020), sudah 6.650 orang yang terjangkit corona dengan 335 kasus kematian. Bahkan dalam 24 jam terakhir, sedikitnya ada tambahan 54 kasus kematian di sana.

Sebelum pemberlakuan lockdown, warga Inggris sudah mengurangi aktifitas di luar rumah. Ini terlihat dari jalan-jalan Kota London yang lengang. Trotoar jalan yang biasanya ramai oleh pejalan kaki, kini juga sepi.


CNN

Sumber: Antvklik

Sebut Corona Ancaman Terbesar, Inggris Lockdown 3 Minggu

Sebut Corona Ancaman Terbesar, Inggris Lockdown 3 Minggu

Sebut Corona Ancaman Terbesar, Inggris Lockdown 3 Minggu

Sebut Corona Ancaman Terbesar, Inggris Lockdown 3 Minggu

Sebut Corona Ancaman Terbesar, Inggris Lockdown 3 Minggu

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya