0
Thumbs Up
Thumbs Down

Seberapa Parah Kondisi Pasien saat Terserang Badai Sikotin? Ini Penjelasan Dokter

okezone
okezone - Sun, 09 May 2021 12:02
Dilihat: 45
Seberapa Parah Kondisi Pasien saat Terserang Badai Sikotin? Ini Penjelasan Dokter

Suami Joanna Alexandra, Raditya Oloan sempat mengalami badai sitokin sebelum meninggal dunia. Selain itu, menurut Joanna, suaminya juga punya penyakit bawaan yang kambuh akibat tertular Covid-19.

"Kondisinya post-covid dengan komorbid asma, and dia sedang mengalami cytokine storm (badai cytokine) yang menyebabkan hyper-inflamation di seluruh tubuhnya. Ditambah lagi ada infeksi bakteri yang lumayan kuat (tapi tidak sekuat ayah saya tentunya!!!!)," tulis Joanna.

Lalu apa yang dimaksud badai sikotin?

Dokter Spesialis Paru Rumah Sakit Awal Bros Bekasi Timur, dr. Annisa Sutera Insani mengatakan, badai sitokin merupakan kondisi di mana saat sistem imun tubuh melawan virus, dan biasanya terjadi saat adanya infeksi berat atau sepsis.

Ketika tubuh mengalami sepsis, badai sitokin adalah kondisi saat sistem imun tubuh melawan virus dan ini biasanya terjadi saat adanya infeksi berat atau sepsis.

Badai sitokin adalah kondisi saat sistem imun tubuh melawan virus dan ini biasanya terjadi saat adanya infeksi berat atau sepsis.

Lebih lanjut, kata drm Annisa, dadai sikotin tidak dapat dilihat oleh mata. Kejadian ini akan terjadi saat tubuh melawan virus, dan hanya dirasakan oleh pasien penderita.

Baca Juga : Aura Seksi Vicky Zainal Berbalut Bikini, Netizen: Gak Ada Obatnya Ini Sih

Semua pasien yang terinfeksi virus apapun akan mengalami hal yang sama , yaitu badai sitokin. Terlebih saat sistem imun tubuh mereka tidak cukup kuat untuk melawan virus jahat tersebut.

Sementara itu dilansir dari laman NewScientist, Penyakit seperti covid-19 dan influenza bisa berakibat fatal karena reaksi berlebihan dari sistem kekebalan tubuh yang disebut badai sitokin.

Fenomena ini semakin dikenal luas setelah wabah virus flu burung H5N1 pada tahun 2005, yang juga dikenal sebagai " flu burung ". Kala itu tingkat kematian yang tinggi dikaitkan dengan respons sitokin yang tidak terkendali.

Badai sitokin mungkin menjelaskan, mengapa beberapa orang mengalami reaksi parah terhadap virus corona, sementara penyakit yang lain hanya mengalami gejala ringan.

Sumber: okezone

Seberapa Parah Kondisi Pasien saat Terserang Badai Sikotin? Ini Penjelasan Dokter

Seberapa Parah Kondisi Pasien saat Terserang Badai Sikotin? Ini Penjelasan Dokter

Seberapa Parah Kondisi Pasien saat Terserang Badai Sikotin? Ini Penjelasan Dokter

Seberapa Parah Kondisi Pasien saat Terserang Badai Sikotin? Ini Penjelasan Dokter

Seberapa Parah Kondisi Pasien saat Terserang Badai Sikotin? Ini Penjelasan Dokter

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya