0
Thumbs Up
Thumbs Down

Saksi Ahli Ralat Kerugian Perekonomian Negara dalam Sidang Migor

Republika Online
Republika Online - Tue, 06 Dec 2022 19:52
Dilihat: 44
Saksi Ahli Ralat Kerugian Perekonomian Negara dalam Sidang Migor

JAKARTA -- Dosen UGM, Rimawan Pradiptyo meralat angka kerugian perekonomian negara dalam perkara dugaan korupsi persetujuan ekspor Crude Palm Oil (CPO) dari sebelumnya Rp 12,31 triliun menjadi Rp 10,96 triliun. Dia juga mengakui model input-output yang digunakannya tidak cocok untuk menghitung kerugian perekonomian negara dalam perkara tersebut.

Hal tersebut disampaikan Rimawan dalam sidang kasus dugaan korupsi pemberian izin ekspor CPO yang mempengaruhi harga minyak goreng (migor) pada Selasa (6/12/2022). Rimawan dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) selaku ahli penghitungan kerugian perekonomian negara.

"Sesuai sumpah yang sudah kami berikan, kami perlu menyampaikan adanya kesalahan dalam BAP (berita acara pemeriksaan). Kerugian dari perekonomian negara yang sebenarnya adalah lebih kecil dari yang ada dalam BAP," kata Rimawan dalam persidangan tersebut.

Rimawan mengaku tidak memperhitungkan manfaat dari kegiatan ekspor CPO dan turunannya. Di antaranya berupa pungutan ekspor dan bea keluar yang diterima negara. Dia hanya menghitung biaya yang harus ditanggung dengan tidak terealisasinya domestic market obligation (DMO).

Rimawan mengakui, apabila variabel manfaat tersebut dimasukkan dalam perhitungan, maka dampaknya besar sekali terhadap angka kerugian perekonomian negara. "Kalau itu (variabel manfaat) dimasukkan, maka angka kerugiannya akan turun lagi," ujar Rimawan.

Dalam persidangan, salah satu terdakwa Lin Che Wei mempertanyakan mengenai data yang digunakan Rimawan dalam menghitung kerugian perekonomian negara. Mengacu paper "On Input-Output Tables: Uses and Abuses" oleh Paul Gretton, Lin Che Wei mengatakan penggunaan model Input-Output membutuhkan data yang aktual. Sementara, Rimawan menggunakan Tabel Input-Output yang diterbitkan Bada Pusat Statistik pada 2016 yang meliputi 185 sektor.

"Ahli menggunakan kelapa sawit sebagai input, padahal subjek yang dipermasalahkan adalah minyak goreng. Akibatnya, angka perhitungan kerugian perekonomian Rimawan menjadi menggelembung," kata Lin Che Wei.

Kuasa Hukum Lin Che Wei, Maqdir Ismail mempertanyakan pernyataan Rimawan dalam BAP bahwa korupsi migor pasti menguntungkan perusahaan pelaku, oknum pejabat, dan oknum konsultan yang terlibat. Atas pernyataan ini, Rimawan tidak dapat memberikan maupun menjelaskan bukti-bukti konkret mengapa dia sampai pada kesimpulan seperti itu.


Dalam kasus ini, JPU menjerat mantan Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag Indra Sari Wisnu Wardhana; mantan tim asistensi Menko Bidang Perekonomian Weibinanto Halimdjati alias Lin Che Wei; Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia, Master Parulian Tumanggor; Senior Manager Corporate Affair PT Victorindo Alam Lestari, Stanley Ma; dan General Manager Bagian General Affair PT Musim Mas, Pierre Togar Sitanggang. Mereka diduga memperkaya beberapa perusahaan hingga merugikan negara Rp 18,3 triliun.

Berita Terkait
  • Saksi Sebut Kelangkaan Migor Disebabkan Aspek Distribusi
  • Musim Mas Klaim tak Pernah Minta Bantuan Lin Che Wei Terkait CPO
  • Di Sidang Migor, Tim Asistensi Menko Airlangga Hartanto Klaim tak Diupah
Berita Lainnya
  • Bunga Bangkai Raksasa Mekar di Palupuh
  • Ada Massa Menginap di DPR Protes Pengesahan RKUHP, Yasonna: Nggak Ada Gunanya

Saksi Ahli Ralat Kerugian Perekonomian Negara dalam Sidang Migor

Saksi Ahli Ralat Kerugian Perekonomian Negara dalam Sidang Migor

Saksi Ahli Ralat Kerugian Perekonomian Negara dalam Sidang Migor

Saksi Ahli Ralat Kerugian Perekonomian Negara dalam Sidang Migor

Saksi Ahli Ralat Kerugian Perekonomian Negara dalam Sidang Migor

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya