0
Thumbs Up
Thumbs Down

Saat Dibilang Bego, Jawaban Cerdas Stafsus Jokowi Ini Bikin Ngakak

wartaekonomi
wartaekonomi - Fri, 13 Dec 2019 20:06
Dilihat: 20
Jakarta

Nama Angkie Yudistia ramai diberitakan setelah Presiden Indonesia Joko Widodo mengumumkan tujuh staf khusus (stafsus) milenial bulan lalu. Meski dikenal sebagai tunarungu yang sukses merintis kewirausahaan sosial, ia merasa terpilih sebagai stafsus karena proses seleksi.

Angkie sendiri percaya banyak cara yang bisa ditempuh jika penyandang disabilitas ingin belajar dan maju. Perempuan 32 tahun ini mengaku ada pekerjaan rumah besar bagi Pemerintah, dan juga masyarakat, Indonesia untuk mengubah stigma penyandang disabilitas.

Ia mengatakan, selama ini, beberapa pihak selalu mengaitkan isu disabilitas dengan kegiatan atau program berbasis amal. Namun, pemahaman ini perlahan mulai diubah.

Baca Juga: Polemik Setujui Hukuman Mati Koruptor, Stafsus Jokowi Angkat Bicara, Ternyata Maksudnya. . .

"Sekarang Pemerintah mulai menganggap isu disabilitas itu human-right based (berbasis hak asasi manusia)."

"Yang di mana Pemerintah berusaha agar penyandang disabilitas mempunya hak yang sama sebagai warga negara Indonesia yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016," jelas pendiri Thisable Enterprise ini kepada media ketika ditemui selepas seminar Big Ideas "Ask Me Anything" di Jakarta (10/12/2019).

Di Thisable yang didirikannya tahun 2011, Angkie memberdayakan para penyandang disabilitas dari berbagai kota di Indonesia, memberi pelatihan kerja dan mengasah keterampilan mereka.

Dari pengalamannya itu, ibu dua anak ini menilai para penyandang disabilitas sendiri harus paham betul kemampuan dan keinginan mereka. Dua hal itu, menurutnya, sangat penting agar para penyandang disabilitas bisa menatap masa depan layaknya orang kebanyakan.

"Banyak sekali teman-teman disabilitas yang datang ke Thisable itu mau kerja tapi enggak tahu. Padahal semua kita kasih free (gratis), upscaling training free, assessment kita free."

"Tapi kadang-kadang, teman-teman disabilitas itu selalu menggantungkan hidupnya kepada orang, "terserah deh saya mau menjadi apa", gitu. Nah itu mental block (mentalitas susah maju)-nya teman-teman disabilitas itu perlu di-upscaling (diperbaiki)," kata anggota Asia Pacific Deaf Person ini ketika berbicara di "Ask Me Anything" yang digelar di Kedutaan Besar Australia, Jakarta.

Menjadi tuli sejak kecil, Angkie yang memiliki gelar S2 ini menuturkan ia dididik dengan keras oleh sang ibunda dan tak diistimewakan lantaran keterbatasannya.

Dalam sesi tanya jawab di forum (10/12/2019) tersebut, juru bicara Presiden Jokowi bidang sosial ini mengatakan, di era masa kini, tak ada alasan bagi siapapun tanpa terkecuali untuk belajar, berkembang, dan maju.

"Kalau mau sekolah sekalian, itu beasiswa banyak. Hanya sedikit saja untuk mau melakukan riset dan cari cara. Jadi, somehow mesti tahu effort-nya dalam diri kita sendiri dulu. Jangan bilang pengen belajar. tapi keburu enggak ada uang," tukasnya.

Pemerintah, sebut Angkie, memang berkewajiban untuk menyediakan fasilitas bagi para penyandang disabilitas. Di luar Pemerintah, berbagai organisasi dan lembaga swasta juga banyak memberi dukungan.

Meski demikian, kesuksesan penyandang disabilitas, kata Angkie, berpangkal dari upaya dan pola pikir mereka sendiri.

"Kita mau support, selama teman-teman disabilitas sudah tahu arahnya mau kemana. Ketika mau kerja, kita tahu kemampuan kerja kita ada di mana, itu akan datang, akan datang sendiri."

"Karena kita sudah yakin, sudah tahu mau kerja di mana, gol kita apa, itu rezeki datang sendiri," tandasnya.

Tanggapi tudingan privilege

Ketika ditanya mengenai tanggapannya jika disebut bodoh lantaran keterbatasannya, perempuan yang pernah berprofesi sebagai humas ini mengatakan ia memilih tetap tenang.

Dengan bergurau, Angkie menyebut kondisi tulinya justru menyelamatkannya. "Kalau misalkan orang menganggap bodoh atau bego gitu kan, enggak denger juga orang bilang aku bodoh. Jadi, emang ada positifnya juga enggak denger," tuturnya disambut gelak tawa peserta seminar "Ask Me Anything".

Meski demikian, ia mengaku sempat kaget jika ada yang melabelinya "bodoh" dan selalu teringat pesan keluarganya untuk tidak emosional.

"Karena kenapa? Kalau kita marah-marah terus ada orang yang posting gitu, kan jejak digital enggak bisa hilang. Jadi, daripada kita membuat keributan, ya udah calm down (tenang) dulu aja."

Baca Juga: Coba Bandingkan: Lebih Besar Gaji Menteri, Stafsus, atau Petinggi BUMN?

"Presiden aja enggak ngganggep bodoh aku," utaranya, disusul tepuk tangan peseta seminar.

Kepada ABC, Angkie menolak klaim yang menyebut jika jabatan stafsus Presiden diperoleh karena ia memiliki privilege (keistimewaan). Ia menjelaskan, posisi itu diamanatkan kepadanya setelah melewati berbagai tahap uji kelayakan.

"Kalau kita bilang privilege itu karena kita ditunjuk, karena kita dibisik, ya pasti kita dibisik, kalau ditanya siapa pembisiknya? Kita juga enggak tahu."

"Karena kita bisa jadi staf khusus Presiden ini melalui assessment yang cukup panjang prosesnya. Bukan berarti karena privilege terus ditunjuk hari itu juga, kita harus jawab hari itu juga, enggak," bantahnya.

"Kita melalui proses-proses assessment, kita dipanggil ke istana, kita dites, kita ada diskusi-diskusi, dan itu ada banyak, bukan cuma kita bertujuh itu, ada banyak," ujarnya.

Penulis: Redaksi

Editor: Rosmayanti


Foto: NZ

Sumber: wartaekonomi

Saat Dibilang Bego, Jawaban Cerdas Stafsus Jokowi Ini Bikin Ngakak

Saat Dibilang Bego, Jawaban Cerdas Stafsus Jokowi Ini Bikin Ngakak

Saat Dibilang Bego, Jawaban Cerdas Stafsus Jokowi Ini Bikin Ngakak

Saat Dibilang Bego, Jawaban Cerdas Stafsus Jokowi Ini Bikin Ngakak

Saat Dibilang Bego, Jawaban Cerdas Stafsus Jokowi Ini Bikin Ngakak

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya