0
Thumbs Up
Thumbs Down

Rp 170 M DAK Fisik Kalbar 2019 tak Terserap

Republika Online
Republika Online - Wed, 20 Nov 2019 05:44
Dilihat: 30
Rp 170 M DAK Fisik Kalbar 2019 tak Terserap

PONTIANAK -- Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji menyesalkan kurang maksimalnya penyerapan Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik tahun 2019. Akibatnya, ada lebih dari Rp 170 miliar anggaran terpaksa tidak bisa digunakan.

"Untuk 2019 dari total DAK Rp2,4 triliun yang dikucurkan, hingga saat ini baru terserap sekitar 68 persen, sehingga masih ada 32 persen lagi yang belum terserap atau Rp 170 miliar dinyatakan gagal. Dengan waktu yang tersisa sekarang, tidak mungkin dana itu bisa terserap," kata Sutarmidji di Pontianak, Selasa (19/11).

Dia memaparkan, alasan kurang maksimalnya penyerapan anggaran tersebut dikarenakan pada saat itu proses perencanaan dilakukan bersamaan progres tahun berjalan untuk pelaksanaan fisik. "Seharusnya perencanaan tersebut, satu tahun sebelumnya sudah dilakukan, sehingga memasuki awal tahun anggaran pada Januari, proses tender sudah mulai dilaksanakan," tuturnya.

Oleh karena itu, ia mengajak Dinas PU dan Bappeda agar mengubah pola pikir sehingga dalam menjalankan tahapan birokrasi harus dilakukan dengan lebih inovatif. Mantan Wali Kota Pontianak dua periode ini berharap, ada satu percepatan untuk ke depannya, agar proses penyerapan anggaran untuk pengerjaan fisik bisa dimaksimalkan. Apalagi, tahun lalu Kalbar tertinggi untuk penyerapan antara 93 hingga 95 persen.

Kemudian pihaknya akan ada kelebihan target SILPA karena ada beberapa item pengerjaan yang digeser ke dalam anggaran tahun 2020. "Hal ini dilakukan karena pengerjaan fisik yang dianggarkan di tahun 2019 hanya menyisakan dua bulan lagi dan tidak mungkin dapat diselesaikan. Dengan demikian, pelaksanaanya ditunda dan dimasukan ke dalam anggaran tahun depan," katanya.

Sementara itu, kesalahan gagal salur pada DAK Fisik Propinsi Kalbar pada tahun Anggaran 2019 yang bersumber dari APBN, menurut Kepala Kantor Wilayah Direktorat Perbendaharaan Propinsi Kalimantan Barat Edih Mulyadi, cukup menuai permasalahan yang mendasar.
Namun, setelah diteliti dan cermati, ada yang sangat penting dilakukan yakni peninjauan atau pun terkait proses perencanaannya.

"Ada suatu kegiatan untuk pencairan pertama sudah selesai, tapi di perencanaannya untuk tiga tahap sampai Rp 15 miliar. Namun, hanya dengan Rp 5 miliar saja sudah selesai, yang jelas Rp 10 miliar lagi tidak terserap," katanya.

Ditanya mengenai dampak ekonomi di daerah tersebut ketika terkendala kurang maksimalnya penyerapan anggaran, Edih Mulyadi menuturkan, dampaknya akan berperngaruh pada perekonomian daerah itu. Mengingat, anggaran bersumber dari APBN maupun APBD untuk membiayai seluruh kegiatan pembangunan di berbagai daerah.

"Tentu kalau dana APBN, APBD itu tidak teserap, maka akan berdampak pada perekonomian di daerah itu, karena APBD itu kan untuk proses pembangunan di berbagai daerah," kata Edih.


Berita Terkait
  • KPK Ingatkan Penyerapan Anggaran Jangan Di-Mark Up
  • 30 Persen Kontrak Ditargetkan Rampung Januari
  • Jokowi Marah Ada Rp 39 Triliun Lelang Belum Jalan
Berita Lainnya
  • Viola Davis Ikut Tanggapi Martin Scorsese
  • Dompet Dhuafa Ajak Sumbang Sepatu Layak Pakai di EJM 2019

Rp 170 M DAK Fisik Kalbar 2019 tak Terserap

Rp 170 M DAK Fisik Kalbar 2019 tak Terserap

Rp 170 M DAK Fisik Kalbar 2019 tak Terserap

Rp 170 M DAK Fisik Kalbar 2019 tak Terserap

Rp 170 M DAK Fisik Kalbar 2019 tak Terserap

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya