0
Thumbs Up
Thumbs Down

Roket Soyuz Luncurkan 2 Satelit Navigasi Galileo ke Orbit

Republika Online
Republika Online - Sun, 05 Dec 2021 10:56
Dilihat: 145
Roket Soyuz Luncurkan 2 Satelit Navigasi Galileo ke Orbit

GUYANA -- Sebuah roket Arianespace Soyuz diluncurkan ke langit malam di atas Guyana Prancis, Sabtu (4/12) malam. Roket ini mengirimkan dua satelit baru ke orbit untuk sistem navigasi Galileo Eropa.

Roket Soyuz lepas landas pada pukul 19.19 EST (pukul 00.19 GMT) dari Pusat Antariksa Guyana di Kourou, Guyana Prancis, menerangi malam dengan api oranye saat membubung ke orbit dengan satelit navigasi Galileo yang baru. Roket diharapkan mencapai orbit terakhir mereka kurang dari empat jam setelah lepas landas.

"Roket itu beraksi," CEO Arianespace Stephane Isral menulis di Twitter tentang roket Soyuz setelah peluncuran.

"Di atas Soyuz kami, dua satelit Galileo (Badan Antariksa Eropa), atas nama Komisi Uni Eropa" kata Isral, dilansir dari Space, Ahad (5/12).

Dua satelit baru Galileo akan menumbuhkan satelit navigasi satelit global Eropa menjadi 28 satelit. Konstelasi yang hampir berusia enam tahun melayani 2,3 miliar pengguna di seluruh dunia.

Misi sedang dilakukan untuk Badan Antariksa Eropa (ESA), atas nama Komisi Eropa, untuk membawa otonomi dan kedaulatan strategis bagi warga Uni Eropa dan negara-negara anggotanya.

Galileo mirip dengan United States Global Positioning System (GPS) dan Russian Glonass system. Tujuannya adalah untuk memberi orang Eropa alternatif buatan sendiri jika salah satu dari sistem lain ini tidak tersedia bagi mereka.

Sebanyak 26 satelit Galileo sekarang di orbit diluncurkan baik oleh roket Soyuz dan oleh heavy-lift rocket perusahaan, Ariane 5. Arianespace merencanakan enam satelit Galileo lagi di tahun mendatang menggunakan Soyuz dan roket generasi berikutnya Ariane 6 versi yang dikenal sebagai Ariane 62.

Misi malam ini, yang dikenal sebagai Galileo FOC-M9, akan menjadi misi ke-61 yang diluncurkan oleh Arianespace atas nama ESA dan akan membawa satelit ke-83 dan ke-84 untuk kemitraan tersebut. Satelit yang dikirim akan bergabung dengan sisa konstelasi Galileo di orbit Bumi menengah pada 14.429 mil (23.222 kilometer).


Berita Terkait
  • Badan Antariksa Eropa Ingin Rekrut Banyak Astronaut Difabel
  • Badan Antariksa Eropa Buka Lowongan Astronaut Bagi Perempuan
  • ESA Rogoh Rp 1,4 T Bersihkan Sampah Luar Angkasa
Berita Lainnya
  • Ini Respon Cepat BNPB Tangani Erupsi Gunung Semeru
  • Aya Sophia Islamic School Tangerang Raih Penghargaan

Roket Soyuz Luncurkan 2 Satelit Navigasi Galileo ke Orbit

Roket Soyuz Luncurkan 2 Satelit Navigasi Galileo ke Orbit

Roket Soyuz Luncurkan 2 Satelit Navigasi Galileo ke Orbit

Roket Soyuz Luncurkan 2 Satelit Navigasi Galileo ke Orbit

Roket Soyuz Luncurkan 2 Satelit Navigasi Galileo ke Orbit

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya