0
Thumbs Up
Thumbs Down

Rocky Gerung Blak-blakan Bongkar Nasib KPK: Kedunguan Kekuasaan..

genpi
genpi - Thu, 06 May 2021 03:30
Dilihat: 47

GenPI.co - Akademisi Rocky Gerung blak-blakan membeber kabar Novel Baswedan tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) dan ancaman dipecat dari KPK.

Hal tersebut diungkapkan Rocky Gerung melalui video berjudul "INNALILAHI WAINAILAIHI ROJIUN. KPK SUDAH MATI, MARI KITA LUPAKAN", yang disiarkan melalui kanal YouTube miliknya.

BACA JUGA: Dosen UI Mendadak Beber Fakta Habib Rizieq: Allah Maha Adil

Mantan dosen filsafat Universitas Indonesia ini menganggap kabar itu sebagai duka cita.

Sebab, menurut Rocky Gerung, Novel Baswedan merupakan sosok yang erat kaitannya dengan KPK dan beberapa kali terlibat aksi pemberantasan para pelaku korupsi.

"Duka cita itu. Tapi kita tahu bahwa KPK tewas bukan karena Covid-19, melainkan karena stupid," jelas Rocky Gerung.

Rocky Gerung berkeyakinan, KPK tanpa Novel Baswedan bak pagi hari tanpa matahari.

BACA JUGA: Koalisi di Pilpres 2024, Calon PDIP Bakal Dikeroyok 8 Parpol

"Lagi-lagi berbagai macam alasan yang hendak diperlihatkan, saya akan pimpin di depan kata Jokowi. Sekarang KPK tanpa novel seperti pagi tanpa matahari. Gelap. Karena orang ingat, KPK siapa, ya Novel Baswedan yang selalu siap di depan," beber Rocky Gerung.

Menurut Rocky Gerung, nama Novel Baswedan seringkali dibisik-bisikkan orang karena telah melakukan berbagai macam pengintaian.

Oleh sebab itu, apabila Novel Baswedan hendak disingkirkan, maka menurutnya sama saja KPK hendak meruntuhkan monumennya sendiri.

"Bahkan dia harus merelakan matanya hilang supaya negeri ini tidak buta terhadap korupsi. Sekarang KPK membutakan matanya sendiri. Jadi siapa lagi yang bisa memandang secara tajam tempat persembunyian para koruptor ini?" jelasnya.

Rocky Gerung melanjutkan, kendati mata Novel Baswedan tidak dapat melihat dengan sempurna, tetapi akal dan nalurinya mampu mengetahui persembunyian para koruptor.

"Sekarang orang yang sangat peka dan punya pengetahuan rata-rata tentang korupsi itu disingkirkan. Inilah monumen dari kedunguan seperti yang saya sebutkan tadi. Jadi dia, KPK itu membunuh dirinya sendiri dengan kedunguan atau dibunuh dengan kedunguan. Kedunguan siapa? Ya kedunguan kekuasaan," beber Rocky Gerung.

Dengan begitu, Rocky Gerung mengaku tidak habis pikir kenapa orang seperti Novel Baswedan yang telah lama berada di KPK masih perlu untuk diuji.

"Apa lagi yang mesti dipertanyakan dengan Novel? Apa dia kurang setia pada NKRI? Apa dia kurang mampu mengintai, mengintip, dan membekuk koruptor? Jadi nggak jelas ini," tegas Rocky Gerung.

"Hanya mungkin tidak bisa menjawab satu pertanyaan itu, kan. Atau Novel mungkin dengan fasih menjawab dengan kejujuran. Jadi kalau dia jawab dengan jujur, maka dia disingkirkan. Padahal pertanyaannya, pertanyaan yang tidak jujur kan," tutupnya.(*)

Jangan sampai ketinggalan! Kamu sudah lihat video ini ?

Sumber: genpi

Rocky Gerung Blak-blakan Bongkar Nasib KPK: Kedunguan Kekuasaan..

Rocky Gerung Blak-blakan Bongkar Nasib KPK: Kedunguan Kekuasaan..

Rocky Gerung Blak-blakan Bongkar Nasib KPK: Kedunguan Kekuasaan..

Rocky Gerung Blak-blakan Bongkar Nasib KPK: Kedunguan Kekuasaan..

Rocky Gerung Blak-blakan Bongkar Nasib KPK: Kedunguan Kekuasaan..

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya