0
Thumbs Up
Thumbs Down

Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Berpeluang Hapus IMB dan AMDAL

Rumah
Rumah - Wed, 13 Nov 2019 14:37
Dilihat: 110
Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Berpeluang Hapus IMB dan AMDAL

-Pemerintah memiliki wacana untuk menghapus Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). Rencananya kedua ini akan digantikan dengan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) untuk menyederhanakan perizinan dan memudahkan investasi masuk.

Ada wacana penghapusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). Langkah ini ditempuh pemerintah agar memudahkan masuknya investasi dengan menyederhanakan perizinan.

Proses perizinan yang disederhanakan juga tidak boleh mengorbankan kualitas penataan ruang dan keberlanjutan lingkungan. Menteri Agraria & Tata Ruang/ Kepala BPN RI Sofyan A. Djalil, meyakinkan bahwa menghapus IMB dapat dilakukan dengan menjaga kualitas tujuan tersebut.

"Salah satunya dengan adanya Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Dengan RDTR semua sudah jelas peruntukan ruangnya sehingga IMB menjadi tidak diperlukan lagi," Jelasnya.

Ada kemungkinan penghapusan IMB dan RDTR. Hal ini dlihat karena terdapat kesamaan substansi yang diatur dalam kedua dokumen tersebut.

Peraturan Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup nomor 24 tahun 2018 tentang Pengecualian Kewajiban Menyusun Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), menyebutkan bahwa usaha dan/atau kegiatan yang Berlokasi di Daerah Kabupaten atau Kota yang telah memiliki RDTR memiliki peluang untuk penyederhanaan perizinan melalui penghapusan AMDAL.

dengan Peraturan Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup nomor 24 tahun 2018 tentang Pengecualian Kewajiban Menyusun Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). Dalam Peraturan Menteri (Permen) tersebut, usaha dan/atau kegiatan yang Berlokasi di Daerah Kabupaten atau Kota yang telah memiliki RDTR memiliki peluang melakukan penyederhanaan perizinan melalui penghapusan AMDAL.

Sofyan pun menjelaskan, sejauh ini persoalan tata ruang baru sampaitingkat Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).Dia menyebutkan baru sebanyak 53 Kabupaten atau Kota yang memiliki RDTR dan itu tidak mencakup seluruh wilayah Kabupaten atau Kota.

Ketahui lebih lengkap mengenaiPanduan dan Cara Mengurus IMB

"Dengan kata lain, baru ada 53 RDTR. Tanpa RDTR, kita tidak tahu penggunaan secara spesifik tentang lahan tertentu, bangunan tertentu, serta kebijakan tata ruang yang lebih bisa menjadi pegangan," tambah Sofyan A. Djalil.

RDTR juga merupakan bagian penting dari Online Single Submission (OSS). Izin lokasi dapat langsung diterbitkan pada daerah yang memiliki RDTR. Terobosan ini telah menghilangkan satu regulasi yang biasanya diperlukan terkait izin lokasi yaitu pertimbangan teknis (pertek) pertanahan.

Oleh karena itu Sofyan A. Djalil mengatakan RDTR ini perlu untuk terus didorong percepatannya.

"Kami akan dorong pemerintah dan saya akan perjuangkan dengan bicara ke Bappenas supaya tata ruang ini dapat perhatian khusus perihal anggaran dari pemerintah pusat," ungkapnya.

Percepatannya sudah mulai dilakukan dengan kerja sama antara Kementerian ATR/BPN dengan seluruh sekolah perencanaan di Indonesia. Kerja sama ini dapat membantu Pemerintah Daerah (Pemda) untuk menyusun tata ruang dengan RDTR.

Dengan melibatkan sekolah perencanaan, bisa memeroleh dua manfaat. Pertama, memiliki sumber yang bisa digunakan kapan pun untuk membangun tata ruang melalui RTRW dan RDTR. Kedua, memiliki permasalahan yang sebenarnya mengenai bagaimana merencanakan tata ruang yang sesuai kondisi nyata.

Baca selengkapnya:Info Penting Seputar PBB

Saat ini, Kementerian ATR/BPN sedang melakukan penguatan pengawasan yang transparan mengenai tata ruang di Indonesia. Salah satunya adalah Geigraphical System Tata Ruang (GISTARU).

Semua kondisi tata ruang di seluruh Indonesia yang sudah disahkan dan dimasukkan ke dalam GISTARU, bisa diakses masyarakat agar bisa melihat fungsi tata ruangnya.

Temukan lebih banyak lagi panduan dan tips membeli rumah dalamPanduan dan Referensi.


Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Sumber: Rumah

Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Berpeluang Hapus IMB dan AMDAL

Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Berpeluang Hapus IMB dan AMDAL

Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Berpeluang Hapus IMB dan AMDAL

Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Berpeluang Hapus IMB dan AMDAL

Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Berpeluang Hapus IMB dan AMDAL

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya