0
Thumbs Up
Thumbs Down

Ratusan Mahasiswa di Pasaman Gelar Aksi Unjuk Rasa Tolak UU Cipta Kerja Jilid II

covesia
covesia - Tue, 20 Oct 2020 15:44
Dilihat: 25
Ratusan Mahasiswa di Pasaman Gelar Aksi Unjuk Rasa Tolak UU Cipta Kerja Jilid II

Covesia.com - Ratusan Mahasiswa di Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Pasaman Bergerak (AMPB) kembali melakukan unjuk rasa jilid II di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, Selasa (20/10/2020) siang ini.

Salah satu korlap Mahasiswa, Riko Andika Putra mengatakan aksi unjuk rasa jilid II ini dilakukan atas keterlambatan pihak DPRD Pasaman menindaklanjuti tuntutan para mahasiswa saat melaksanakan aksi Jilid I pada tanggal 8 Oktober 2020 kemarin.

"Makanya kami dari AMPB melaksanakan unjuk rasa jilid II ini untuk menuntut adanya bukti bahwa tuntutan kami diterima oleh Presiden (KSP/Mensesneg) dan DPR RI yang menyatakan diterimanya tuntutan tersebut," terang Riko Andika Putra kepada Covesia.com, di lokasi aksi.

Riko mengatakan pihaknya dari hari pertama selesai aksi jilid I sudah mendesak DPRD Pasaman agar mengakomodir tuntutan Mahasiswa agar dikirim ke Presiden (KSP/Mensesneg).

"Namun tak kunjung ditindaklanjuti oleh DPRD Pasaman. Kemudian pada hari H+7 setelah melaksanakan aksi jilid I juga sudah kami desak. Selanjutnya hingga hari ke H+10 usai aksi tetap kami minta, namun tak kunjung ditanggapi," katanya.

Akan tetapi kata dia setelah beredar informasi bahwa mereka akan melaksanakan aksi unjuk rasa Jilid II, tiba-tiba pada hari Senin (19/10/2020) kemarin beredar foto Surat DPRD Pasaman perihal penyampaian aspirasi Aliansi Mahasiswa Pasaman Bergerak se-Pasaman tentang Undang-undang cipta kerja tertanggal 8 Oktober 2020.

"Padahal AMPB telah melakukan pendesakan berupa ultimatum berkali-kali. Makanya hari ini kami melakukan aksi unjuk rasa menuntut bukti bahwasanya surat tuntutan AMPB dan DPRD Pasaman telah diterima oleh Presiden (KSP/Mensesneg) dan DPR RI berupa bukti surat terima atau bukti lain yang menyatakan telah diterimanya surat tuntutan tersebut," tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan pihak mahasiswa masih berkumpul sembari menunggu rekan-rekannya yang belum datang untuk melaksanakan aksi di depan Gedung DPRD Pasaman.

Sementara aksi unjuk rasa AMPB ini langsung mendapat pengawalan ketat dari aparat gabungan pihak Kepolisian, TNI dan Satpol PP.


(hri)

Sumber: covesia

Ratusan Mahasiswa di Pasaman Gelar Aksi Unjuk Rasa Tolak UU Cipta Kerja Jilid II

Ratusan Mahasiswa di Pasaman Gelar Aksi Unjuk Rasa Tolak UU Cipta Kerja Jilid II

Ratusan Mahasiswa di Pasaman Gelar Aksi Unjuk Rasa Tolak UU Cipta Kerja Jilid II

Ratusan Mahasiswa di Pasaman Gelar Aksi Unjuk Rasa Tolak UU Cipta Kerja Jilid II

Ratusan Mahasiswa di Pasaman Gelar Aksi Unjuk Rasa Tolak UU Cipta Kerja Jilid II

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya