0
Thumbs Up
Thumbs Down

Rambut Rontok Bikin Cemas?

Republika Online
Republika Online - Fri, 09 Aug 2019 08:49
Dilihat: 28
Rambut Rontok Bikin Cemas?

NEW YORK -- Banyak perempuan panik saat mendapati rambutnya rontok setelah keramas atau menyisir. Apalagi, banyak iklan produk perawatan rambut yang menampilkan model dengan rambut lebat bervolume yang indah.

Trichologis Elizabeth Cunnane Phillips mengatakan, rambut rontok adalah hal yang wajar. Ahli medis penanganan rambut dan kulit kepala itu menyebutkan beberapa hal yang menjadi tanda kerontokan rambut masih dalam batas normal.

Perempuan yang berdomisili di New York, Amerika Serikat, itu menjelaskan, rata-rata manusia kehilangan 80 sampai 100 helai rambut setiap hari. Sekitar 10 persen dari rambut memang harus rontok untuk digantikan dengan yang baru.

"Penting untuk mengetahui siklus alami pertumbuhan rambut agar Anda tidak khawatir ketika melihat rambut yang rontok setiap hari," kata Phillips, seperti dikutip dari laman Medical Daily.

Fase pertama adalah anagen yang merupakan tahap tumbuhnya 90 persen helai rambut. Setiap bulan, rambut tumbuh sekitar satu sentimeter. Berlanjut dengan fase katagen yang berlangsung sekitar dua atau tiga pekan.

Fase katagen adalah ketika pertumbuhan rambut berhenti total, memengaruhi satu hingga dua persen rambut setiap hari. Tahap terakhir, fase telogen, di mana sekitar delapan sampai sembilan persen rambut mempersiapkan diri untuk jatuh dari kulit kepala.

Apa pertanda kerontokan yang tidak wajar? Phillips mengatakan, jika Anda kehilangan lebih dari 100 helai rambut selama delapan pekan terus-menerus, sudah saatnya berkonsultasi dengan dokter.

Untuk pencegahan, tindakan yang bisa dilakukan ialah mengurangi stres dan mengonsumsi makanan seimbang. Kerontokan rambut bisa dipicu kekurangan zat besi, kurang konsumsi protein, tiroid, lupus, serta ketidakseimbangan hormon. Terlalu sering keramas, bleaching, mewarnai rambut, salah produk perawatan, atau panas berlebihan juga menjadi penyebab.


"Dengan langkah pencegahan, butuh 16 hingga 20 pekan untuk menghasilkan kualitas rambut yang lebih baik. Jika itu tidak berhasil, menemui dokter untuk pemeriksaan parameter kesehatan umum merupakan ide yang baik," ujar Phillips.

Berita Terkait
  • Ini Risiko Bleaching Rambut yang Perlu Diwaspadai
  • Rambut Rontok? Pola Anda Makan Mungkin Penyebabnya
  • Aneka Penyebab Kerontokan Rambut dan Cara Mengatasinya
Berita Lainnya
  • OTT Bawang Putih, Transaksi Gunakan Money Changer
  • Surya Paloh: Nasdem tidak Pernah Minta-Minta Jatah Menteri

Rambut Rontok Bikin Cemas?

Rambut Rontok Bikin Cemas?

Rambut Rontok Bikin Cemas?

Rambut Rontok Bikin Cemas?

Rambut Rontok Bikin Cemas?

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya