0
Thumbs Up
Thumbs Down

Raja Yordania Tempatkan Adik Tirinya, Pangeran Hamzah di Tahanan Rumah

okezone
okezone - Fri, 20 May 2022 17:02
Dilihat: 53
Raja Yordania Tempatkan Adik Tirinya, Pangeran Hamzah di Tahanan Rumah

AMMAN - Raja Yordania Abdullah II telah memberlakukan pembatasan pada pergerakan, tempat tinggal dan komunikasi saudara tirinya Pangeran Hamzah, memperluas keretakan di antara keluarga Kerajaan Yordania.

Dalam sebuah surat publik dengan kata-kata keras yang diterbitkan pada Kamis (19/5/2022), Raja Abdullah II mengatakan dia telah memutuskan tindakan tersebut karena "perilaku dan aspirasi yang tidak menentu" dari Pangeran Hamzah.

BACA JUGA: Pangeran Hamzah Ditangkap, Menlu Yordania Sebut Ada Pihak Asing Terlibat Rencana Kudeta

"Kami akan memberi Hamzah semua yang dia butuhkan untuk menjalani kehidupan yang nyaman, tetapi dia tidak akan memiliki ruang yang pernah dia gunakan untuk menyinggung bangsa, institusinya, dan keluarganya, atau untuk merusak stabilitas Yordania," kata Raja Abdullah II dalam surat itu, sebagaimana dilansir Al Jazeera.

Raja Abdullah II menambahkan bahwa saudara tirinya selama setahun terakhir ini telah "menghabiskan semua kesempatan untuk memulihkan dirinya di jalan yang benar".

Pengumuman itu menandai babak terbaru dalam perselisihan yang sedang berlangsung di istana. Tahun lalu Pangeran Hamzah ditempatkan di bawah penahanan, membuat perselisihan internal keluarga kerajaan terungkap ke publik.

Abdullah dan Hamzah adalah putra Raja Hussein, yang memerintah Yordania selama hampir setengah abad sebelum meninggal pada 1999.

BACA JUGA: Protes Kebijakan, Pangeran Hamzah dari Yordania Lepas Gelar Kerajaan

Raja Abdullah telah menunjuk Hamzah sebagai putra mahkota setelah suksesi, tetapi kemudian melucuti gelar itu dan sebagai gantinya mengangkat putranya sendiri sebagai pewaris sebagaimana diatur dalam konstitusi negara.

Pangeran Hamzah ditempatkan di bawah tahanan rumah tahun lalu setelah dituduh mencoba mengacaukan monarki, dalam plot yang didukung asing.


Dia kemudian terhindar dari hukuman setelah berjanji setia kepada raja, tetapi mantan kepala penasihat kerajaan, Bassem Awadallah, dan seorang bangsawan kecil dijatuhi hukuman 15 tahun penjara karena keterlibatan mereka dalam skema yang dituduhkan.

Sumber: okezone

Raja Yordania Tempatkan Adik Tirinya, Pangeran Hamzah di Tahanan Rumah

Raja Yordania Tempatkan Adik Tirinya, Pangeran Hamzah di Tahanan Rumah

Raja Yordania Tempatkan Adik Tirinya, Pangeran Hamzah di Tahanan Rumah

Raja Yordania Tempatkan Adik Tirinya, Pangeran Hamzah di Tahanan Rumah

Raja Yordania Tempatkan Adik Tirinya, Pangeran Hamzah di Tahanan Rumah

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya