0
Thumbs Up
Thumbs Down

Quartararo Bingung Motornya Gak Bisa Belok

MotorExpertz
MotorExpertz - Mon, 19 Oct 2020 12:53
Dilihat: 40
Quartararo Bingung Motornya Gak Bisa Belok
ARAGON, ME. Posisi Fabio Quartararo dihadapkan dengan dua pilihan sulit saat balapan di seri kesepuluh, Aragon, Spanyol. Dengan posisi yang gak menguntungkan, antara ambil risiko atau tetap main aman, bradsis.
 
Di seri kali ini Quartararo benar-benar terpuruk setelah start dari depan dan berakhir di posisi ke-18 tanpa mengantungi poin penting.
 
Performa ini jadi kedua kalinya setelah seri sebelumnya di Le Mans, Prancis, doi start dari pole position dan berakhir di posisi sembilan di atas trek basah.
 
Kendala kali ini Quartararo mengaku kesulitan mengendalikan motor, lantaran mendapat tekanan udara tinggi di bagian depan. Perlu diketahui, saat balapan kondisi trek cukup dingin di bawah suhu normal dengan suhu udara 12 derajat.
 
"Saya sungguh-sungguh berjuang sebab kami memang dalam kondisi yang bagus untuk merebut hasil yang bagus. Tapi kami perlu mencari tahu kenapa tekanan bagian depan benar di luar kendali, itu gak normal.
 
"Jadi saya merasa ada yang aneh, karena kami punya performa untuk bertarung. Saya gak bilang untuk menang atau naik podium, tetapi lima besar atau enam. Memang bagus, tapi ban depan lepas kendali dan kami gak tahu kenapa," terang Quartararo.
 
Sebagai pembanding, balapan kali ini rata-rata para rivalnya menggunakan ban tipe soft depan dan belakang, di antaranya Maverick Vinales, Franco Morbidelli, duo rider Suzuki Alex Rins dan Joan Mir.
 
Sementara pebalap Petronas Yamaha ini menggunakan medium-soft untuk depan dan belakang. Fabio mengaku kehilangan kepercayaan diri karena gak bisa menikung. Tapi doi keukeuh kalau pilihan ban doi gak salah alias udah tepat.
 
"Bagi saya, pilihan itu tepat, kok, karena tiga lap pertama perfect. Saya punya feeling yang hebat dan semuanya fine-fine saja, tetapi masalahnya adalah dari lap 3 saya sudah memiliki tekanan yang jauh lebih tinggi dari biasanya.
 
"Dan Anda bisa bayangkan dengan 20 lap tersisa di tengah balapan seberapa tinggi tekanannya, sulit terkendali dan saya gak pernah membalap dengan kondisi seperti ini.
 
"Saya gak bisa mengerem, gak bisa belok, gak bisa rebahan di atas motor. Jadi itulah alasan kenapa saya melebar dan gak bisa mengendalikan motor," beber Quartararo.
 
Pada satu momen doi memang sempat melebar, dan menyebabkan posisinya kian merosot. Dan memang betul, posisi doi saat itu ada di antara berani ambil risiko atau main aman.
 
Dan faktanya doi membalap dengan 'aman', dan harus rela finish kedelapan belas, plus tanpa dapat poin. Di sisi lain, Alex Marquez yang pakai kombinasi ban yang sama dengan Quartararo, tampil heroik dan sukses finish kedua. Padahal doi start dari posisi 11.
 
Doi juga harus turun klasemen dari posisi satu ke posisi tiga. Doi tersalip Mir yang sukses amankan poin dengan keunggulan 6 poin dengan Quartararo.
Sumber: MotorExpertz

Quartararo Bingung Motornya Gak Bisa Belok

Quartararo Bingung Motornya Gak Bisa Belok

Quartararo Bingung Motornya Gak Bisa Belok

Quartararo Bingung Motornya Gak Bisa Belok

Quartararo Bingung Motornya Gak Bisa Belok

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
harian pijar
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya