0
Thumbs Up
Thumbs Down

Quartararo Akui Sangat Sulit Balapan di Kondisi Dingin

MotorExpertz
MotorExpertz - Sun, 16 May 2021 17:58
Dilihat: 150
Quartararo Akui Sangat Sulit Balapan di Kondisi Dingin

LEMANS, ME. Cuaca dingin di sesi latihan bebas pertama (FP1), sirkuit Le Mans, Prancis, menjadi tantangan berat buat rider Yamaha seperti Fabio Quartararo, bradsis.

Quartararo menjelaskan, bahwa dalam kondisi tersebut kinerja ban sangat sulit untuk mencapai suhu ideal.

Semua pembalap memang mengenakan kompon ban yang sama, soft tyre. Hanya saja, hanya Yamaha yang tampaknya tak mendapat performa yang bagus dari ban.

Di FP1 itu performa El Diablo ambyar banget dengan hanya mampu berada di urutan ke-16. Bahkan Quartararo salah satu dari sembilan rider yang crash dalam kondisi tersebut.

Catatannya memang membaik di FP2, yakni 1 menit 31.842 detik di posisi kedua atau terpaut 0.095 detik saja dari Johann Zarco yang merupakan rider tercepat.

Tapi tetap saja, sorotan utama di Le Mans adalah kondisi dingin dan trek basah, di mana hal tersebut sudah sangat identik di MotoGP.

Tentunya, dengan cuaca tersebut, akan sangat sulit bagi rider Yamaha seperti Quartararo. Apalagi belum lama ini dia baru saja menjalani operasi arm pump.

“Ya, lengan terasa agak aneh, tapi terasa baik-baik saja,” bilangnya saat ditanyai kondisi lengannya pasca operasi.

"Ini gak mudah, tetapi dalam kondisi basah kami punya feeling yang bagus, tapi ya gitu, kami tak begitu cepat.

"Saya pikir saya terlalu lama mengawetkan ban dibandingkan dengan Yamaha lainnya.

Lebih lanjut, Quartararo membanggakan kecepatannya di kondisi kering, kondisi yang sangat diharapkannya, sob.

"Kondisi kering kami sangat bagus, tapi untuk memanaskan ban (dalam kondisi dingin) adalah bencana bagi semua orang saya pikir.

"Biasanya saya cukup bagus, kok, dalam kondisi itu, tapi kali ini kami tak mencapai poin yang bagus.

"Jadi, kami perlu mengecek dengan baik, tetapi kami tak begitu kehilangan banyak perasaan, masih bisa lebih cepat.

Quartararo juga menyoroti trek limiter dari pitlane menuju lintasan sangat jauh, di mana batasnya hinnga tikungan 3 chicane.

Sehingga, hal tersebut mempengaruhi suhu ban untuk mencapai ideal. Umumnya, dalam kondisi tersebut laju motor sangat dibatasi hanya sampai 60 km/jam.


"Saya pikir, pit limiter itu terlalu jauh dari tempat kami mulai dari pitlane. Ini gak bagus, saya pikir seharusnya bisa lebih dekat. Sangat sulit untuk memanaskan ban, tapi setelah itu kecepatan saya bagus [di FP2]."

Sumber: MotorExpertz

Quartararo Akui Sangat Sulit Balapan di Kondisi Dingin

Quartararo Akui Sangat Sulit Balapan di Kondisi Dingin

Quartararo Akui Sangat Sulit Balapan di Kondisi Dingin

Quartararo Akui Sangat Sulit Balapan di Kondisi Dingin

Quartararo Akui Sangat Sulit Balapan di Kondisi Dingin

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya