0
Thumbs Up
Thumbs Down

Pukulan Telak Diplomat Muda ke Vanuatu: Simpan Khotbah Anda!

wartaekonomi
wartaekonomi - Tue, 29 Sep 2020 08:09
Dilihat: 37
Jakarta

Sidang Umum PBB jadi panggung internasional bagi Perdana Menteri Vanuatu Bob Loughman. Pemimpin negara kecil di lautan Pasifik itu, menggunakan momen berdiri di hadapan forum internasional, untuk menuduh Indonesia melakukan pelanggaran HAM di Papua, dan masih berlanjut hingga saat ini.

Menurut dia, dugaan pelanggaran HAM di Papua menjadi perhatian khusus negara-negara Pasifik yang menyeru agar Indonesia mengizinkan Dewan HAM PBB mengunjungi Papua.

Baca Juga: Mengenal Diplomat Muda Silvany Pasaribu yang Berani Sentil Vanuatu

Namun, kata Loughman, seruan itu tidak direspons oleh Pemerintah Indonesia.

"Saya meminta pemerintah Indonesia untuk merespons seruan pemimpin Pasifik," ujar dia.

Ini bukan yang pertama kali. Tudingan Vanuatu juga dilayangkan dengan menyebut Indonesia tak memberi izin kepada Dewan HAM PBB untuk berkunjung ke Papua.

"Kami prihatin atas Pemerintah Indonesia yang menunda pemberian konfirmasi waktu untuk Komisioner HAM untuk mengunjungi Papua," kata Wakil Tetap Vanuatu untuk PBB Sumbue Antas pada 2019.

Melalui seorang diplomat muda, Indonesia meminta Vanuatu berkaca dalam mengatasi masalah HAM di negerinya sendiri, sebelum mendikte apa yang harus dilakukan Indonesia.

"Indonesia akan membela diri dari segala advokasi separatisme yang disampaikan dengan kedok kepedulian terhadap hak asasi manusia yang artifisial," Silvany Austin Pasaribu, diplomat muda yang mewakili Indonesia menggunakan hak jawab, di Sidang Umum PBB.

Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa Vanuatu bukan perwakilan warga Papua, saat menyampaikan hak jawab atas tuduhan pelanggaran HAM yang dilontarkan negara Pasifik itu terhadap Indonesia.

"Anda bukanlah representasi dari orang Papua, dan berhentilah berfantasi untuk menjadi salah satunya," kata sang diplomat muda.

Dalam rekaman video resmi PBB, Silvany menyebut Vanuatu memiliki obsesi yang berlebihan dan tidak sehat, tentang bagaimana Indonesia harus bertindak atau memerintah negaranya sendiri.

Pasalnya, hampir setiap tahun dalam Sidang Umum PBB, Vanuatu selalu menyinggung isu dugaan pelanggaran HAM yang dialami masyarakat Papua --sebuah tuduhan yang dianggap Indonesia sengaja digaungkan untuk mendukung separatisme.

Ia menegaskan bahwa sejak 1945, Papua dan Papua Barat merupakan bagian dari Indonesia yang merupakan keputusan final dan tidak dapat diubah.

Hal ini juga telah didukung dengan tegas oleh PBB serta komunitas internasional sejak beberapa dekade lalu.

Meminta Vanuatu bercermin

"Prinsip-prinsip Piagam PBB yang jelas tidak dipahami Vanuatu adalah penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas teritorial," ujar Silvany.

Dalam jawabannya, Silvany juga mempertanyakan bagaimana Vanuatu, yang belum meratifikasi konvensi internasional tentang penghapusan diskriminasi rasial dan menandatangani perjanjian internasional tentang hak-hak ekonomi, sosial, dan budaya, justru "menceramahi" Indonesia mengenai isu HAM di Papua.

"Kami menyerukan kepada Pemerintah Vanuatu untuk memenuhi tanggung jawab hak asasi manusia Anda kepada rakyat Anda dan dunia. Jadi sebelum Anda melakukannya, mohon simpan khotbah Anda untuk diri Anda sendiri," ujar diplomat yang kini bertugas sebagai Sekretaris Kedua Fungsi Ekonomi pada PTRI New York itu.

Penulis: Redaksi

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Kemlu.go.id

Sumber: wartaekonomi

Pukulan Telak Diplomat Muda ke Vanuatu: Simpan Khotbah Anda!

Pukulan Telak Diplomat Muda ke Vanuatu: Simpan Khotbah Anda!

Pukulan Telak Diplomat Muda ke Vanuatu: Simpan Khotbah Anda!

Pukulan Telak Diplomat Muda ke Vanuatu: Simpan Khotbah Anda!

Pukulan Telak Diplomat Muda ke Vanuatu: Simpan Khotbah Anda!

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya