0
Thumbs Up
Thumbs Down

Puasa Syawal, Haruskan Dilakukan 6 Hari Berturut-turut?

Republika Online
Republika Online - Sat, 15 May 2021 15:13
Dilihat: 73
Puasa Syawal, Haruskan Dilakukan 6 Hari Berturut-turut?

JAKARTA -- Pendiri Rumah Fiqih Indonesia, Ustadz Ahmad Sarwat Lc MA memberi penjelasan tentang haruskah puasa Syawwal dilakukan secara berturut-turut atau tidak. Dia mengatakan, sebetulnya tidak aturan dari Nabi Muhammad SAW tentang tata cara puasa Syawal.

"Karena itu para ulama berbeda pendapat. Seandainya ada hadits shahih yang menjelaskan bahwa puasa Syawal itu harus berturut-turut sejak tanggal-tanggal Syawal, maka pastilah semua ulama bersatu dalam pendapat," tutur dia dikutip dari laman Rumah Fiqih Indonesia, Sabtu (15/5).

Dia menjelaskan, karena tidak ada satu pun dalil qath'i yang shorih dan shahih tentang aturan itu, amat wajar bila hal itu masuk ke wilayah ijtihad. Al-Imam Asy-Syafi'i dan sebagian fuqaha Al-Hanabilah mengatakan bahwa yang lebih utama dari puasa 6 hari Syawal itu dilakukan secara berturut-turut selepas hari raya Idul Fitri.

"Sehingga afdhalnya menurut mazhab ini puasa Syawal dilakukan sejak tanggal 2 hingga tanggal 7 Syawal. Dengan alasan agar jangan sampai timbul halangan bila ditunda-tunda," jelasnya.

Sementara, kalangan Mazhab Al-Hanabilah tidak membedakan apakah harus berturut-turut atau tidak, karena sama sekali tidak berpengaruh dari segi keutamaan. Pendapat membolehkan puasa Syawal kapan saja asal masih di bulan Syawwal. Tidak ada keharusan untuk berturut-turut, juga tidak ada ketentuan harus sejak tanggal 2 Syawal.

Kalangan Al-Hanafiyah, berpendapat bahwa lebih utama bila dilakukan dengan tidak berturut-turut. Mereka menyarankan agar dikerjakan 2 hari dalam satu pekan. Sedangkan kalangan fuqaha Al-Malikiyah berpendapat, puasa itu menjadi makruh bila dikerjakan bergandengan langsung dengan bulan Ramadhan.


Hukumnya makruh bila dikerjakan mulai tanggal 2 Syawal selepas hari Idul Fitri. Bahkan mereka mengatakan bahwa puasa 6 hari itu juga disunnahkan di luar bulan Syawal, seperti 6 hari pada bulan Zulhijjah.

Berita Terkait
  • Jumhur Ulama Soal Sunah Puasa Syawal
  • Infografis Puasa Syawal Sekaligus Ganti Ramadhan, Bolehkah?
  • Masih Ada Waktu Puasa Syawal, Ini Lima Faedahnya
Berita Lainnya
  • BP2MI Usul PMI di Malaysia Ditarik Pulang ke Tanah Air
  • Raul Diisukan akan Jadi Pengganti Zidane Latih Real Madrid

Puasa Syawal, Haruskan Dilakukan 6 Hari Berturut-turut?

Puasa Syawal, Haruskan Dilakukan 6 Hari Berturut-turut?

Puasa Syawal, Haruskan Dilakukan 6 Hari Berturut-turut?

Puasa Syawal, Haruskan Dilakukan 6 Hari Berturut-turut?

Puasa Syawal, Haruskan Dilakukan 6 Hari Berturut-turut?

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya