0
Thumbs Up
Thumbs Down

PSI: Hore.... Jokowi Menang

Indonesia Raya News
Indonesia Raya News - Thu, 26 Apr 2018 16:56
Dilihat: 864
PSI: Hore.... Jokowi Menang

@IRNews | Jakarta - Survei terbaru Litbang Kompas menunjukkan elektabilitas Joko Widodo naik, mengalahkan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, yang menurun. Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengaku senang atas hasil ini.

Elektabilitas Jokowi tercatat 55,9 persen, sedangkan Prabowo Subianto terus menurun ke level 14,1 persen.

Sementara itu, SMRC mengindikasikan bahwa terjadi tren meningkat pada elektabilitas Jokowi, dan sebaliknya, tren menurun pada elektabilitas Prabowo serta calon potensial lain dari waktu ke waktu.

Begitu juga dengan beberapa lembaga survei lain, yang menunjukkan elektabilitas Jokowi masih mengungguli pesaingnya, Prabowo Subianto.

Jubir PSI Dedek Prayudi mengatakan: "PSI sebagai pendukung Pak Jokowi senang dengan hasil survei itu. Kalau melihat tren survei, Insya Allah Pak Jokowi akan menjadi presiden kita untuk periode kedua," dalam keterangan persnya, Kamis, 26 April 2018.

PSI, kata Uki begitu dia biasa disapa, tidak terkejut dengan hasil survei sejumlah lembaga. Menurutnya, banyak faktor yang membuat elektabilitas Jokowi mengalami kenaikan.

"Pertama, Proyek Strategis Nasional (PSN) yang sudah rampung, di mana sampai dengan lima hari yang lalu, berjumlah 30 PSN yang antara lain berbentuk jalan tol, bandara, pelabuhan, dan bendungan. Seluruh hasil pembangunan infrastruktur ini memberikan angin segar bagi roda perekonomian setempat dan nasional," ujar Uki.

Selain itu, menurut Uki, pemerintahan di bawah Presiden Jokowi telah membawa berbagai perbaikan langsung kepada kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

"Angka kemiskinan turun dari 11,25 persen pada 2014 menjadi 10,12 persen pada 2017. Tingkat inflasi juga berhasil ditekan dari 8,5 persen pada 2014 menjadi 3,5 persen pada 2017. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga mengalami peningkatan yang signifikan dari 68,9 pada 2014 menjadi 70,8 pada 2017," ujar Uki, mengutip rilis Badan Pusat Statistik.

Uki mencatat, walaupun seluruh kenaikan IPM terjadi di seluruh provinsi, kenaikan yang paling tajam justru terjadi di Indonesia bagian timur, seperti Provinsi Papua, Papua Barat, dan Gorontalo. Padahal, lebih dari 60 persen penduduk Indonesia berada di Pulau Jawa dan Bali.

"Kalau Presiden Jokowi hanya mementingkan efek elektoral dari pembangunan seperti presiden-presiden sebelumnya, maka pembangunan Indonesia bagian timur tidak akan secepat itu," kata Uki.

Mantan peneliti kebijakan United Nations Population Fund ini juga meyakini bahwa Jokowi telah membuktikan dengan kinerja. Dia juga menilai Jokowi adalah seorang negarawan.


"Presiden telah membuktikan keadilan sosial bagi rakyat Indonesia telah dan sedang beliau jalankan. Ini menunjukkan bahwa beliau seorang negarawan, bukan hanya sekelas politisi biasa. Dampak dari “kerja, kerja, kerja” itu kini sudah mulai terlihat dan terasa," ujar Uki. (*)

PSI: Hore.... Jokowi Menang

PSI: Hore.... Jokowi Menang

PSI: Hore.... Jokowi Menang

PSI: Hore.... Jokowi Menang

PSI: Hore.... Jokowi Menang

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya