0
Thumbs Up
Thumbs Down

Prospek dan Tantangan Sektor Properti di Tahun Ini, Lebih Cerah?

Rumah
Rumah - Thu, 09 Jan 2020 12:38
Dilihat: 96
Prospek dan Tantangan Sektor Properti di Tahun Ini, Lebih Cerah?

-Sektor properti di sepanjang tahun 2020 akan cukup cerah. Adanya dua kebijakan pemerintah inilah yang membawa dampak baik kedepannya. Namun, ada satu kebijakan pemerintah yang cukup memberatkan pengembang.

Sektor properti diproyeksikan menjadi sektor yang cukup prospektif di sepanjang 2020. Hal ini berkat adanya kebijakan penurunan suku bunga acuan dan rendahnya rasio Loan To Value (LTV). Namun, ada tantangan yang masih harus dihadapi, terutama dari sisi pengembang yang harus sangat diperhatikan.

Pasalnya pemerintah telah menerbitkan aturan baru, yakni Peraturan Menteri PUPR nomo 11 tahun 2019 tentang Perjanjian Pendahuluan Jual Beli atau Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB). Maksud dari kebijakan peraturan tersebut adalah pemberian sanksi denda kepada pengembang yang terlambat serah terima kunci sesuai perjanjian.

Sebagai informasi pada semester II/2019, Bank Indonesia sangat gencar menurunkan BI 7 Days Reverse Repo Rate hingga 100 basis poin (bps). Suku Bunga Acuan pun kini tercatat berada pada level 5%. Selain itu pemerintah pun memberikan kelonggaran LTV bagi pembeli rumah pertama dan memotong pajak barang mewah di atas Rp30 miliar.

Hasil riset Tim Analis Sinarmas Sekuritas menyimpulkan bahwa kebijakan tersebut dapat mendorong pertumbuhan penjualan marketing di sektor properti bagi pengembang besar. Utamanya bagi pengembang yang menyasar langsung pembeli akhir.

Sementara itu, tim analis Kresna Sekuritas menyebutkan bahwa pengembang yang memiliki eksposur tinggi di sektor apartemen akan sedikit kewalahan. Ini disebabkan dengan adanya aturan baru terkait dengan Penerbitan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) baru yakni PSAK no 72.

Kondisi tersebut berdampak pada perlambatan pendapatan pengembang. Lantaran hak tersebut memakan waktu antara 12-24 bulan untuk serah terima kunci.

Sementara untuk 2020, PT intiland Development Tbk. (DILD) memproyeksikan kondisi pasar properti tahun ini belum akan mengalami perubahan secara signfikan. Direktur Pengelolaan Modal dan Investasi Intiland Archied Noto Pradonomengatakan akan mengandalkan penjualan dari proyek-proyek berjalan maupun peluncuran beberapa proyek baru.

"Kontributormarketing salestahun 2020 kami targetkan berasal dari peluncuran proyek-proyek baru, seperti Pinang Apartemen pada Oktober 2020," kata Archied.

Archied menjelaskan selain fokus melakukan pengembangan proyek-proyek residensial, perseroan tahun ini juga melakukan ekspansi di segmen pengembangan kawasan industri. Perseroan pada tahun 2020 berencana memulai area pengembangan tahap pertama. Memulai proyek kawasan industri baru yang berlokasi di Jawa Tengah seluas total 287 hektar dan area pengembangan baru di Ngoro Industrial Park, Mojokerto, Jawa Timur.

Baca selengkapnya: Ciri-Ciri Lokasi Infrastruktur yang Prospektif

"Prospek pengembangan kawasan industri di Indonesia sangat baik. Proyek pengembangan kawasan industri baru ini punya potensi sangat positif karena lokasinya strategis, dekat dengan jalan tol, dan pembangkit tenaga listrik, serta didukung oleh upah tenaga kerja yang lebih kompetitif," jelas Archied.

Sementara itu, pengembang lainnya seperti PT Agung Podomoro Land Tbk. memilih untuk mengubah konsep residensial yang lebih berpotensi mendorong penjualan. Sekretaris perusahaan Agung Podomoro Land (APL) Justini mengatakan perseroan akan melakukan penyesuaian untuk proyek mix-used perusahaan di Bogor. Selanjutnya APL akan mengubah konsep mix-used menjadi area residensial.

"Tadinya kami akan membangun apartemen sampai 25 menara, tapi sepertinya akan beralih ke rumah tapak. Pasar dengan generasi millennial sudah berubah dengan kebutuhan rumah yang lebih simpel dan murah," katanya.

Selain itu, pembangunan proyek residensial menelan biaya yang sedikit dan memakan waktu relatif lebih cepat. Dengan demikian pembukuan yang bisa dicatatkan juga lebih baik.

Temukan lebih banyak lagi panduan dan tips membeli rumah dalamPanduan dan Referensi.


Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Sumber: Rumah

Prospek dan Tantangan Sektor Properti di Tahun Ini, Lebih Cerah?

Prospek dan Tantangan Sektor Properti di Tahun Ini, Lebih Cerah?

Prospek dan Tantangan Sektor Properti di Tahun Ini, Lebih Cerah?

Prospek dan Tantangan Sektor Properti di Tahun Ini, Lebih Cerah?

Prospek dan Tantangan Sektor Properti di Tahun Ini, Lebih Cerah?

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya