0
Thumbs Up
Thumbs Down

Prinsip Dasar Moderasi Beragama Adil dan Berimbang

Republika Online
Republika Online - Sun, 24 Oct 2021 05:24
Dilihat: 122
Prinsip Dasar Moderasi Beragama Adil dan Berimbang

BOGOR -- Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Aulia Bogor menyelenggarakan pelatihan dai muda dengan menggunakan media digital. Kegiatan ini diselenggarakan atas kerja sama dengan dosen IIQ Saepullah MA Hum, dosen STAI Al Aulia Sarwenda MAPd, dan dosen Unusia Abdul Qodir MA Hum. Pelatihan itu dilaksanakan dari tanggal 23 hingga 30 Oktober 2021.

Program ini merupakan Program Pengabdian Masyarakat Inovasi Berbasis Moderasi Beragama Tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Litapdimas Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI.

Dalam pembukaan kegiatan pelatihan tersebut, Sabtu (23/10), Sarwenda menyatakan bahwa moderasi beragama adalah proses memahami sekaligus mengamalkan ajaran agama secara adil dan seimbang, agar terhindar dari perilaku ekstrem atau berlebih-lebihan saat mengimplementasikannya. "Prinsip dasar moderasi beragama adalah adil dan berimbang," kata Sarwenda seperti dikutip dalam rilis yang diterima Republika.co.id.

Ia menambahkan, adil dalam memandang, menyikapi, dan mempraktikkan semua konsep yang berpasangan. Sedangkan prinsip keseimbangan adalah untuk menggambarkan cara pandang, sikap, dan komitmen untuk selalu berpihak pada keadilan, kemanusiaan, dan persamaan.

Saepullah dalam pelatihan itu menegaskan bahwa dakwah rahmatan lil alamin, sepatutnya mengedepankan semangat persaudaraan. Semangat persaudaraan yang dimaksud adalah semangat persaudaraan sesama manusia (ukhuwah basyariah), persaudaraan sebangsa (ukhuwah wathaniyah) dan persaudaraan seagama (ukhuwah Islamiyah). "Dalam menyikapi fenomena yang ada di masyarakat maka perlu kita memegang empat prinsip," ujarnya.

Saepullah menyebutkan, pertama prinsip tasamuh yang drtkn bg k tlrn trhd rgm bud tu kbudn ng d. Kedua, tawazun, rtn mbng, baik antara hubungn m umt mnu dn ug ntr mnu dngn Tuhnn.

Ketiga, tawasuth, k mdrt ng brk d rn kdln rt bruh mnghndr gl bntuk ndktn dngn tthrruf (ktrem atau kr). Keempat, ta'adul yaitu mrukn k dl tu mnmtkn utu d tmtn, trhd utu ng unvrl tn d r mrh muun mnghr mbln. "Kdln n tdk uku dlm btn , mlnkn dl mnku luruh k, bk rh, kdh, khlk, dn ng lnn.

Sedangkan Abdul Qodir, menjelaskan bagaimana materi tersebut di atas, kemudian dijadikan materi dakwah dan selanjutnya diaplikasikan ke dalam media digital, yang selanjutnya di upload ke dalam Youtube. "Sehingga, dakwah yang disiarkan media digital menjadi dakwah yang moderat, sebagai dakwah yang rahmatan lil alamin," kata Abdul Qodir.

Pelatihan ini diikuti oleh 15 mahasiswa semester 5 dan 7 STAI Al Aulia Bogor. Selesai pelatihan ini, mereka diharapkan dapat membuat karya, baik itu secara tertulis, maupun video, yang berhubungan dengan dakwah yang moderat.

Berita Terkait
  • Al Aulia Teken MoU Pelatihan Dai Muda Gunakan Media Digital
  • Menag Ajak Pemuda Jahit Persatuan dan Hancurkan Intoleransi
  • Kemenag Latih 50 Siswa Duta Moderasi Beragama
Berita Lainnya
  • Public Speaking Dalam Optimalisasi Peran Humas
  • Menjelang Pernikahan Nabi Muhammad dan Sayyidah Khadijah

Prinsip Dasar Moderasi Beragama Adil dan Berimbang

Prinsip Dasar Moderasi Beragama Adil dan Berimbang

Prinsip Dasar Moderasi Beragama Adil dan Berimbang

Prinsip Dasar Moderasi Beragama Adil dan Berimbang

Prinsip Dasar Moderasi Beragama Adil dan Berimbang

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya