0
Thumbs Up
Thumbs Down

Prihatin!!! Ditolak Pakai Ambulans, Jasad Bocah Inipun dibawa Sang Paman Jalan Kaki

mediaapakabar
mediaapakabar - Sun, 25 Aug 2019 03:05
Dilihat: 17
Prihatin!!! Ditolak Pakai Ambulans, Jasad Bocah Inipun dibawa Sang Paman Jalan Kaki
Jasad Bocah 8 Tahun di bawa sang paman jalan kaki. Tangerangnews (.Ist)
Mediaapakabar.com- Supriyadi, paman Husein, 8 tahun, berjalan kaki membawa almarhum untuk dimakamkan ditempat pemakaman umum (TPU) Cikokol, Tangerang.

Dikisahkan TangerangNews, Minggu (25/8/2019) jasad Husein, 8 tahun, bocah yang tenggelam di Sungai Cisadane sudah dimakamkan.

Sebelum dimakamkan, jasad Husein sempat ditolak petugas saat ingin menggunakan pelayanan ambulans Puskesmas.

Supriyadi, paman korban mengatakan, jasad Husein sudah dimakamkan di dekat rumahnya, tempat pemakaman umum (TPU) Cikokol, Kelapa Indah, Kota Tangerang pukul 23.00 WIB atau tujuh jam setelah ditemukan, Jumat (23/8/2019).

Jasad korban sempat ditolak saat keluarganya ingin menggunakan pelayanan ambulans Puskesmas Cikokol untuk dibawa ke rumah duka.

Padahal, lokasi Puskesmas dengan rumah duka hanya sekitar 500 meter.

Setelah ditolak, keluarga korban juga sempat menghubungi pihak rumah sakit lain dan Pemkot Tangerang melalui call center 112 untuk mendapatkan pelayanan ambulans.

Hingga akhirnya, Supriyadi berupaya menggotong jasad korban. Namun, ketika digotong melewati jembatan penyeberangan orang, ada warga yang menawarkan mobilnya untuk membawa almarhum.

"Jadi, petugas Puskesmas enggak mau nganter jasad keponakan saya karena mobil ambulans diperuntukkan bagi pasien saja, bukan orang meninggal," ujarnya

Supriyadi tidak mempermasalahkan soal petugas Puskesmas yang menolaknya ketika membutuhkan pelayanan ambulans. Tetapi, ia mengaku kecewa dengan sikap sejumlah petugas pelayanan ambulans rumah sakit serta pelayanan 112 yang tidak memberikan pelayanan prioritas disaat ia sangat dibutuhkan.

Suasana dikediaman almarhum Husein, 8 tahun, yang tenggelam di Sungai Cisadane.

"Kami hanya kecewa dengan respon rumah sakit dan 112. Seharusnya, untuk pelayanan di rumah sakit tolong hal-hal darurat diutamakan, kalau ambulans tidak boleh dipakai, tapi tolong bantu gimana caranya agar bisa mengantarkan jenazah," ungkapnya.

Sedangkan jasad rekan Husein, Fitrah, 12 tahun, yang ditemukan pukul 21.55 WIB juga menurut Supriyadi telah dimakamkan di kampung halaman, Jogjakarta.


"Kalau korban yang kedua dibawa ke Jogja," pungkasnya. (ni)
Sumber: mediaapakabar

Prihatin!!! Ditolak Pakai Ambulans, Jasad Bocah Inipun dibawa Sang Paman Jalan Kaki

Prihatin!!! Ditolak Pakai Ambulans, Jasad Bocah Inipun dibawa Sang Paman Jalan Kaki

Prihatin!!! Ditolak Pakai Ambulans, Jasad Bocah Inipun dibawa Sang Paman Jalan Kaki

Prihatin!!! Ditolak Pakai Ambulans, Jasad Bocah Inipun dibawa Sang Paman Jalan Kaki

Prihatin!!! Ditolak Pakai Ambulans, Jasad Bocah Inipun dibawa Sang Paman Jalan Kaki

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya