0
Thumbs Up
Thumbs Down

Polri: Tim Halilintar Kembangkan Kasus Narkoba Asal China

Republika Online
Republika Online - Thu, 25 Jun 2020 16:10
Dilihat: 30
Polri: Tim Halilintar Kembangkan Kasus Narkoba Asal China

JAKARTA -- Kepala Badan Reserse Kriminal Kepolisian Indonesia, Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo, mengatakan, tim Operasi Halilintar masih mengembangkan kasus narkoba jaringan China-Malaysia-Aceh untuk menangkap pemesan dan mengungkap pemasok barang haram itu. Hal ini terkait tindak lanjut pengungkapan kasus penyelundupan 159 kg sabu asal China.

"Kami tidak berhenti sampai di sini. Masih mengembangkan upaya lebih lanjut, terutama siapa pemesannya. Inisial (pemesan) sudah kami kantongi," kata dia, di Kantor Badan Reserse Kriminal Kepolisian Indonesia, Jakarta, Kamis (25/6).

Mereka bekerja sama dengan Polisi Diraja Malaysia untuk mengungkap pemasok. Sebab, pemasok barang diduga berada di Malaysia.

"Kami juga dapat info mereka (para tersangka yang ditangkap) berhubungan dengan Mr X domisili di Malaysia dan Mr X ini berhubungan dengan A di dalam lapas," katanya.

Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Narkoba Badan Reserse Kriminal Kepolisian Indonesia bersama Ditjen Bea dan Cukai yang tergabung dalam tim Operasi Halilintar menyita barang bukti narkoba jenis sabu-sabu seberat 159 kilogram asal China dan menangkap lima tersangka. Lima tersangka yakni ES, SD, US, SY, dan IR ditangkap di Bekasi, Pekanbaru,dan perairan Aceh.

Para tersangka ini ada yang berperan sebagai kurir maupun pengangkut. Mereka ditangkap pada akhir Mei hingga pertengahan Juni 2020.

Selain 159 kg sabu-sabu, tim penyidik juga menyita 3.000 butir ekstasi dan 300 butir H5 dari tangan tersangka. Dalam kasus ini, paket sabu-sabu diduga didatangkan dari Malaysia melalui jalur laut dan mendarat di perairan Aceh.

Selanjutnya dikirim menggunakan truk ke Sumatera, khususnya Pekanbaru dan ke wilayah Jabodetabek. Pengiriman menggunakan truk sengaja disamarkan dengan bahan pokok untuk mengelabui jika ada pemeriksaan petugas.

"Ini jaringan Golden Triangle, jaringan China masuk ke Thailand-Malaysia-Indonesia sehingga kemasannya beda. Metodenya (pengiriman) ship to ship," ujar jenderal bintang tiga ini.


Berita Terkait
  • Dugaan Narkoba di Jakpus, Polisi Temukan 20 Butir Ekstasi
  • Kapolda Sumut Perintahkan Personel Tindak Tegas Bandar Nark
  • Petugas Dishub Terjerat Narkoba, Wali Kota: Memalukan
Berita Lainnya
  • Kemenag Sosialisasikan Jaminan Produk Halal Ke Filipina
  • Rayakan Ultah, Pemain Bali United Ini Ingin Kariernya Bagus

Polri: Tim Halilintar Kembangkan Kasus Narkoba Asal China

Polri: Tim Halilintar Kembangkan Kasus Narkoba Asal China

Polri: Tim Halilintar Kembangkan Kasus Narkoba Asal China

Polri: Tim Halilintar Kembangkan Kasus Narkoba Asal China

Polri: Tim Halilintar Kembangkan Kasus Narkoba Asal China

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya