0
Thumbs Up
Thumbs Down

Polresta Denpasar Ungkap Kasus Produksi Ekstasi Rumahan

Nusabali
Nusabali - Thu, 22 Jul 2021 22:59
Dilihat: 51
Polresta Denpasar Ungkap Kasus Produksi Ekstasi Rumahan
"Tersangka ini merupakan residivis kasus narkoba yang bebas pada tahun 2020. Dia juga tidak memiliki pekerjaan, jadi kerjaan sekarang memproduksi ekstasi di rumahnya sendiri lalu diperjualbelikan," kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan dalam keterangan persnya, di Mapolresta Denpasar, Kamis (22/7/2021).

Ia mengatakan bahwa dari hasil pengembangan, tersangka sudah menjual narkotika jenis ekstasi ini sejak empat bulan terakhir dengan harga mencapai ratusan ribu rupiah.

"Dia ngakunya sudah memproduksi selama empat bulan terakhir. Dia bisa memproduksi hingga ratusan butir per minggu dan menjualnya dengan harga dua ratus ribuan," katanya.

Jumlah keseluruhan barang bukti yang ditemukan dari pelaku, yaitu 286 butir ekstasi dengan berat bersih 92,92 gram dan serbuk ekstasi dengan berat bersih 106,92 gram.

Selain itu, juga ditemukan bahan baku pembuat ekstasi, alat produksi ekstasi dan alat untuk menjual atau mengedarkan ekstasi.

Kasat Reserse Narkoba Polresta Denpasar AKP Losa Lusiano Araujo mengatakan bahwa tersangka ini sebelumnya membeli bahan dan alat-alat produksi melalui online.

"Dia memang belajar online, setelah kami minta dipraktikkan ternyata memang bisa dan betul di online ada yang menjual bahan baku dan alat-alat secara online. Dari pengakuan dia saat keluar lapas sudah siap untuk membuat (ekstasi). Bisa jadi berbagi ilmu (buat ekstasi saat dilapas)," katanya.

Ia mengatakan bahwa tersangka dalam satu minggu bisa mencetak hingga 200 butir, dengan harga per butirnya Rp 290 ribu. Jika dikalikan bisa jadi pendapatannya mencapai Rp 60 juta, dengan modal awal usahanya Rp 5 juta.

Selain itu, tersangka sudah tinggal di Bali sejak tahun 1992 bekerja sebagai penjual ikan di Benoa. "Dulu (waktu muda) dia pernah kuliah jurusan kedokteran tapi tidak selesai," kata Kasat Narkoba.

Tersangka ditangkap pada Rabu (14/7/2021), ketika mengendarai sepeda motor melewati Jalan Bypass Ngurah Rai, Denpasar Selatan dengan melawan arus lalu lintas menuju Halte Bus Sidakarya, Denpasar Selatan. Sempat terjadi kejar-kejaran antara tersangka dengan petugas kepolisian, kemudian sekitar 300 meter tersangka bisa ditangkap beserta barang bukti yang sempat dijatuhkannya di sekitar lokasi tersebut.

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Pasal 113 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. *ant

Sumber: Nusabali

Polresta Denpasar Ungkap Kasus Produksi Ekstasi Rumahan

Polresta Denpasar Ungkap Kasus Produksi Ekstasi Rumahan

Polresta Denpasar Ungkap Kasus Produksi Ekstasi Rumahan

Polresta Denpasar Ungkap Kasus Produksi Ekstasi Rumahan

Polresta Denpasar Ungkap Kasus Produksi Ekstasi Rumahan

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya