0
Thumbs Up
Thumbs Down

Polisi Tangkap Pengoplos Daging Sapi di Tangerang

okezone
okezone - Mon, 18 May 2020 16:20
Dilihat: 29
Polisi Tangkap Pengoplos Daging Sapi di Tangerang

TANGERANG - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, penjualan daging sapi yang bercampur dengan daging babi ditemukan di kota Tangerang. Temuan tersebut merupakan hasil dari inspeksi mendadak yang dilakukan oleh Dinas Ketahanan Pangan (DKP) kota Tangerang di pasar Bengkok, Pinang.

Kapolrestro Tangerang Kota, Kombes Sugeng Hariyanto menjelaskan awalnya pihak DKP kota Tangerang mencurigai satu kios penjual daging. Setelah diambil sampel dan dilakukan uji laboratorium, terbukti bahwa daging yang dijual merupakan daging oplosan. Dari 100 kg daging sapi yang dibawa, 36kg diantaranya merupakan daging babi.

"Tim gabungan DKP dan Sat Reskrim Polres melakukan operasi pasar menjelang Idul Fitri, saat itu dilakukan pengecekan cepat dan salah satu lapak diketahui menjual daging babi hutan (celeng) yang dicampur dengan daging sapi segar," jelas Sugeng pada Senin (18/5/2020).

Kemudian, pelaku Ahmad (41) digiring ke Mapolrestro Tangerang Kota untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Kepada polisi, Ahmad mengaku bahwa dia sengaja mencampurkan daging babi dengan daging sapi untuk mengambil keuntungan yang lebih besar. Harga daging babi yang sangat murah membuat Ahmad gelap mata dan mengataka kepada pembeli bahwa daging yang dijualnya adalah daging sapi impor.

"Modus pelaku ingin mendapatkan keuntungan lebih banyak. Kalau daging sapi murni sekarang di pasar Rp 115 ribu, tapi pelaku menjual hanya Rp70 ribu dan dia mengaku bahwa ini adalah daging impor," jelas Sugeng.

Ahmad mendapatkan pasokan daging dari RMT alias Tarigan yang dikirim dari Palembang. Daging celeng yang didapatnya dari Tarigan dibeli seharga Rp35 ribu per kilogram. Tak hanya itu, Ahmad juga menambahkan formalin pada daging tersebut agar awet dan dapat disimpan lebih lama. Daging babi sisa yang tidak habis terjual disimpan kembali jadi satu dengan daging sapi lainnya kemudian disimpan dalam rak yang diberi balok es dan ditutup dengan karung.

"Pelaku mendapatkan daging babi dari RMT dan sudah berjalan sejak bulan Maret. Supaya awet daging-daging tersebut diberi tambahan bahan berbahaya berupa formalin,' ujar Sugeng.

Baca Juga : Walhi Pertanyakan Pengelolaan Limbah Medis Corona, Jangan Jadi Bencana Baru


Kini Ahmad dan Tarigan sudah ditahan di Mapolrestro Tangerang Kota dengan dugaan tindak pidana memalsukan produk hewan dan menggunakan bahan tambahan yang dilarang. Serta terancam hukuman 5 tahun penjara atau pidana denda paling banyak Rp2 Miliar.

Sumber: okezone

Polisi Tangkap Pengoplos Daging Sapi di Tangerang

Polisi Tangkap Pengoplos Daging Sapi di Tangerang

Polisi Tangkap Pengoplos Daging Sapi di Tangerang

Polisi Tangkap Pengoplos Daging Sapi di Tangerang

Polisi Tangkap Pengoplos Daging Sapi di Tangerang

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya