0
Thumbs Up
Thumbs Down

Polisi Diminta Lacak Peneror Catut Nama Muhammadiyah

Republika Online
Republika Online - Sat, 30 May 2020 16:38
Dilihat: 47
Polisi Diminta Lacak Peneror Catut Nama Muhammadiyah

JAKARTA -- Pimpinan Pusat Muhammadiyah meminta kepolisian melacak pemilik nomor telepon orang yang meneror dengan mengatasnamakan nama Muhammadiyah Klaten. Polisi juga diminta melakukan klarifikasi kepada Universitas Gadjah Mada (UGM).

Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu'ti mengatakan, Muhammadiyah sedang mengumpulkan informasi terkait orang yang mengancam dengan mengatasnamakan Muhammadiyah Klaten. Orang yang mencatut nama Muhammadiyah tersebut diduga oknum yang bermaksud menebar teror dan mengadu domba Muhammadiyah dengan pihak lain.

"Terbukti, nomor ponsel yang dipakai berbeda. Muhammadiyah meminta kepada kepolisian melacak pemilik nomor handphone tersebut, termasuk klarifikasi kepada pihak UGM," kata Mu'ti melalui pesan tertulis kepada Republika.co.id, Sabtu (30/5).

Ia menyampaikan, Muhammadiyah tidak tahu soal seminar mahasiswa di UGM. Kalau ada oknum yang mengatasnamakan Muhammadiyah jelas bukan atas persetujuan dan sepengetahuan Muhammadiyah termasuk Muhammadiyah Klaten.

Sebagai organisasi yang bergerak dalam pendidikan, Muhammadiyah sejak awal sangat mendukung nalar kritis dan kajian ilmiah sebagai bagian dari amar ma'ruf nahi munkar. Muhammadiyah menolak dan menentang cara-cara kekerasan dalam bentuk apa pun dalam menyampaikan gagasan dan dakwah.

"Karena itu cara-cara kekerasan, termasuk teror seperti yang dilakukan oleh oknum yang mengatasnamakan Muhammadiyah, jelas bukan merupakan karakter dan kepribadian kader dan warga Muhammadiyah," ujarnya.

Sebelumnya, terjadi pencatutan nama Muhammadiyah Klaten dalam tindakan teror terhadap penyelenggaraan diskusi ilmiah mahasiswa CLS sebagaimana dimaksud dalam pers rilis Dekan Fakultas Hukum UGM pada 29 Mei 2020. Muhammadiyah Klaten juga telah mengecam orang yang mencatut namanya karena telah merusak nama baik Muhammadiyah, mengadu domba dan memecah belah.


Berita Terkait
  • Teror di Era Kampus Merdeka
  • Kemendikbud Berikan PCR dan APD ke UGM
  • Pelestarian Cagar Budaya Harus Bermanfaat bagi Masyarakat
Berita Lainnya
  • Dua Kali Cuci Darah dalam Sepekan, Maria Terbantu JKN KIS
  • Polisi Diminta Lacak Peneror Catut Nama Muhammadiyah

Polisi Diminta Lacak Peneror Catut Nama Muhammadiyah

Polisi Diminta Lacak Peneror Catut Nama Muhammadiyah

Polisi Diminta Lacak Peneror Catut Nama Muhammadiyah

Polisi Diminta Lacak Peneror Catut Nama Muhammadiyah

Polisi Diminta Lacak Peneror Catut Nama Muhammadiyah

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya