0
Thumbs Up
Thumbs Down

Polisi Bakal Tindak Orang yang Manfaatkan Situasi Mewabahnya Covid-19

okezone
okezone - Mon, 06 Apr 2020 22:03
Dilihat: 22
Polisi Bakal Tindak Orang yang Manfaatkan Situasi Mewabahnya Covid-19

BEKASI - Polres Metro Bekasi memastikan akan menindak tegas pihak-pihak yang secara sengaja atau memanfatkan situasi pandemi virus corona atau Covid-19 untuk mencari keuntungan.

Hal itu menyusul penggerebekan sebuah rumah yang secara sengaja menimbun dan memproduksi hand sanitizer secara ilegal.

"Kita akan tindak tegas penimbun yang memanfaatkan situasi ini untuk meraup keuntungan," kata Kasubbag Humas Kepolisian Resor Metro Bekasi Kompol Sunardi kepada wartawan, Senin (6/4/2020).

Baca Juga: Doni Monardo: Jika Presiden Jokowi Putuskan Lockdown, BNPB Akan Kewalahan

Pihaknya sejauh ini masih mengembangkan kasus penimbunan hand sanitizer yang baru digerebek oleh kepolisian. "Kami masih mendalami kasus penimbunan dan produksi massal hand sanitizer ini," kata Sunardi.

Diketahui, aparat Polres Metro Bekesi telah menangkap dua pelaku penimbun dan produksi secara ilegal hand sanitizer. Kedua pelaku ditangkap di tempat yang berbeda. Keduanya yakni HE dan YU dan diciduk di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

"Selain menimbun pelaku HE dan YU juga memproduksi hand sanitizer dalam jumlah besar tanpa izin produksi," kata Kasat Narkoba Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi AKBP Arlon Sitinjak kepada wartawan, Senin (6/4/2020).

Kedua pelaku, kata dia, ditangkap di tempat yang berbeda. HE ditangkap kediamannya Taman Sriwijaya, Lippo Cikarang, Cikarang Selatan. YU yang tinggal di Perumahan Oakwood, Jalan Alam Permai 5.

Di rumah HE, petugas telah menemukan satu dus berisi ribuan botol kosong untuk wadah hand sanitizer, puluhan jeriken ukuran besar berisi cairan hand sanitizer, 220 plastik kosong, serta 2 alat pompa.

"Di lokasi penangkapan pelaku menyimpan bahan pokok pembuatan hand sanitizer dalam jumlah banyak termasuk botol hand sanitizer yang siap jual," kata dia.

Sementara dari rumah YU, petugas menyita 200 jeriken berisikan hand sanitizer, 48 jeriken alkohol kadar 96 persen, 19 jeriken alkohol 70 persen, 3 rol kabel, 42 jeriken kosong, sekantong tutup botol, corong, dan 2 pompa tangan.

"Barang bukti tersebut saat ini sudah diamankan petugas," kata dia.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 107 Ayat (1) Jo Pasal 29 Ayat (1) dan atau Pasal 106 Jo Pasal 24 Ayat (1) tentang tindak pidana pelaku usaha yang menyimpan barang kebutuhan pokok atau barang penting dalam jumlah dan waktu tertentu pada saat terjadi kelangkaan barang.


Kemudian Pasal 107 UU Nomor 07 Tahun 2014 tentang Perdagangan, dan atau Pasal 196 UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Ancaman hukuman maksimal dari kedua pasal itu yakni 5 tahun penjara dan denda Rp50 miliar.

Sumber: okezone

Polisi Bakal Tindak Orang yang Manfaatkan Situasi Mewabahnya Covid-19

Polisi Bakal Tindak Orang yang Manfaatkan Situasi Mewabahnya Covid-19

Polisi Bakal Tindak Orang yang Manfaatkan Situasi Mewabahnya Covid-19

Polisi Bakal Tindak Orang yang Manfaatkan Situasi Mewabahnya Covid-19

Polisi Bakal Tindak Orang yang Manfaatkan Situasi Mewabahnya Covid-19

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya