0
Thumbs Up
Thumbs Down

Polda Metro Masih Pelajari Kontruksi Kasus Gratifikasi THR

Republika Online
Republika Online - Mon, 25 May 2020 16:37
Dilihat: 39
Polda Metro Masih Pelajari Kontruksi Kasus Gratifikasi THR

JAKARTA -- Polda Metro Jaya masih mendalami dan mencari kontruksi perkara dugaan penerimaan gratifikasi yang melibatkan pihak rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dengan oknum Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Selain itu, tujuh orang yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), tidak ada satupun yang ditahan.

"Ini kan baru diserahkan ke kami baru dua hari yang lalu ya. Kami sudah panggil tujuh orang yang terjaring OTT untuk wajib lapor dulu. Lalu, saat ini kami pelajari dan dalami dulu ya kontruksi perkaranya seperti apa. Sabar ya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada Republika.co.id, Senin (25/5).

Yusri melanjutkan, KPK menyerahkan kasus ini ke pihak kepolisian dengan pertimbangan Pasal 11 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019, KPK berwenang menangani perkara korupsi yang melibatkan penyelenggara negara. "Ini kan masih staf-stafnya saja. Mau gelar perkara lagi masih lebaran. Nanti dikabari lagi ya," ucapnya.

Sebelumnya diketahui, Polda Metro Jaya belum menetapkan tersangka dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan suap dari pihak rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ) kepada oknum pejabat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Ada tujuh orang yang terjaring dalam OTT tersebut dan tujuh orang tersebut saat ini sudah dipulangkan dan hanya dikenakan wajib lapor.

"Ketujuh orang itu sementara dipulangkan dengan status wajib lapor," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus di Markas Polda Metro Jaya, Sabtu.

Pihak kepolisian memulangkan tujuh orang tersebut karena pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan guna mengetahui konstruksi peristiwa kasus. Ketujuh orang tersebut nantinya akan kembali dimintai keterangan atau klarifikasi sebagai bagian dari proses penyelidikan.

"Karena saat penyerahan masih dalam tahap penyelidikan, artinya ke depan rencananya akan kembali dipanggil untuk dilakukan klarifikasi." ujarnya.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diketahui melakukan OTT dugaan gratifikasi yang menjaring tujuh orang. Tujuh orang tersebut yakni Rektor Universitas Negeri Jakarta Komarudin, Kabag Kepegawaian UNJ Dwi Achmad Noor, Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan Sofia Hartati, Analis Kepegawaian Biro SDM Kemendikbud Tatik Supartiah, Karo SDM Kemendikbud Diah Ismayanti, Staf SDM Kemendikbud Dinar Suliya, serta Staf SDM Kemendikbud Parjono.

Kegiatan tangkap tangan itu berawal adanya bantuan dan informasi dari pihak Itjen Kemendikbud kepada KPK perihal dugaan akan adanya penyerahan sejumlah uang yang diduga dari pihak Rektor UNJ kepada pejabat di Kemendikbud.


Berita Terkait
  • IPW: Pelimpahan Kasus Gratifikasi THR Sinergi KPK dan Polri
  • ICW Pertanyakan Pelimpahan Perkara KPK ke Kepolisian
  • Forum Alumni Desak Usut Tuntas Gratifikasi THR di UNJ
Berita Lainnya
  • Muslim Afrika Rayakan Idul Fitri dalam Pembatasan Sosial
  • Kasus Positif Corona Tembus 22.750 Orang

Polda Metro Masih Pelajari Kontruksi Kasus Gratifikasi THR

Polda Metro Masih Pelajari Kontruksi Kasus Gratifikasi THR

Polda Metro Masih Pelajari Kontruksi Kasus Gratifikasi THR

Polda Metro Masih Pelajari Kontruksi Kasus Gratifikasi THR

Polda Metro Masih Pelajari Kontruksi Kasus Gratifikasi THR

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya