0
Thumbs Up
Thumbs Down

Polda Masih Dalami Motif Polisi Tembak Polisi di Cimanggis

Republika Online
Republika Online - Fri, 26 Jul 2019 16:12
Dilihat: 87
Polda Masih Dalami Motif Polisi Tembak Polisi di Cimanggis

JAKARTA -- Pihak kepolisian masih mendalami motif pelaku penembakan terhadap anggota kepolisian berpangkat Bripka dengan inisial RE di Mapolsek Cimanggis, Depok, Jabar, pada Kamis (25/7) malam. "Kami masih melakukan penyelidikan untuk melihat apa motif yang dilakukan oleh pelaku ini," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono selepas memberikan kuliah umum di STAN, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (26/7).

Gatot mengatakan yang didalami oleh pihak kepolisian untuk mengetahui motif pelaku. Sebab, kejadian itu bermula setelah korban Bripka RE menangkap satu pelaku tawuran yang membawa sebilah celurit ke Polsek Cimanggis.

"Kan kalau kita lihat kronologis perkaranya korban melerai tawuran lalu membawa salah satu pelaku, saat pemeriksaan di Mapolsek ada satu anggota, nah ini yang kami dalami mengapa dia melakukan tindakan seperti itu, untuk detailnya kita tunggu hasil penyelidikan," ucap Gatot.

Sementara di tempat yang sama, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono menyebutkan saat ini pelaku yang merupakan anggota kepolisian dari Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) berpangkat Brigadir dengan inisial RT, telah ditangkap. "Sudah ditangkap pelakunya atas nama RT kita lakukan pemeriksaan di Polda Metro Jaya," ujar Argo.

Argo menegaskan pelaku akan diproses sesuai hukum yang berlaku. "Kasus ini diproses. Proses hukumnya lanjut di Krimum (Direktorat Reserse Kriminal Umum)," ucap Argo, menambahkan.

Sebelumnya diketahui, telah terjadi peristiwa penembakan di Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polsek Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Kamis (25/7) pukul 20.50 WIB. Terduga tersangka yang merupakan anggota polisi berpangkat Brigadir dengan inisial RT yang emosi lantaran rekannya yakni Bripka RE menolak permintaannya dengan nada keras.

"Awalnya Bripka RE mengamankan seorang pelaku tawuran inisial FZ beserta barang bukti berupa clurit ke Polsek Cimanggis. Lalu orang tua FZ datang ke polsek didampingi Brigadir RT dan Brigadir R. Mereka meminta FZ dibebaskan, namun ditolak oleh Bripka RE," kata Argo saat dikonfirmasi.

Karena ada perasaan tak terima dengan perlakuan tersebut, Brigadir RT kemudian pergi menuju ruangan lain yang bersebelahan dengan ruangan Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polsek Cimanggis dan mengambil sebuah senjata api jenis HS 9 lalu menembak Bripka RE sebanyak tujuh kali tembakan pada bagian dada, leher, paha dan perut.

Anggota polisi, Bripka RE, akhirnya dilaporkan tewas ditempat.


Berita Terkait
  • Pelaku Penembakan Polisi Terancam Hukuman Mati
  • Kasus Penembakan Antarpolisi karena Kesalahpahaman
  • Bripka Rahmat Effendy Dikenal Sebagai Pribadi Disiplin
Berita Lainnya
  • Pengamat: Demokrat Harus Fokus, Mau MPR atau Menteri
  • Kasus Novel Dilaporkan ke Kongres AS, Ini Kata Istana

Polda Masih Dalami Motif Polisi Tembak Polisi di Cimanggis

Polda Masih Dalami Motif Polisi Tembak Polisi di Cimanggis

Polda Masih Dalami Motif Polisi Tembak Polisi di Cimanggis

Polda Masih Dalami Motif Polisi Tembak Polisi di Cimanggis

Polda Masih Dalami Motif Polisi Tembak Polisi di Cimanggis

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya