0
Thumbs Up
Thumbs Down

PMA Majelis Taklim, DPR: Pemerintah Jangan Cari-Cari Kerjaan

Republika Online
Republika Online - Mon, 02 Dec 2019 22:06
Dilihat: 39
PMA Majelis Taklim, DPR: Pemerintah Jangan Cari-Cari Kerjaan

JAKARTA -- Anggota Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Marwan Dasopang mempertanyakan Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 29 Tahun 2019 tentang Majelis Taklim dengan Kementerian Agama (Kemenag). Menurutnya, PMA Majelis Taklim akan menjadi masalah jika nantinya benar-benar diterapkan oleh Kemenag.

"Kalau ini (PMA) menjadi bagian dari program pemerintah, saya menyarankan kepada pemerintah jangan mencari-cari pekerjaan. Saya minta yang sudah ada itu saja dilakukan. Jangan orang baik-baik yang dikejar, ini majelis taklim dibebani untuk administrasi malas dia jadinya. Tugas negara tinggal mengejar yang tidak baik-baik itu," tegas Marwan kepada Republika, Senin (2/12).

Memang, Marwan mengakui ada beberapa majelis taklim yang "nyeleneh" dengan mengajarkan hal-hal yang tidak baik kepada jamaahnya. Bahkan, mereka mengajarkan kekerasan, menularkan intoleransi, mengajarkan radikalisme, dan kerusakan dengan bom bunuh atau yang lainnya.

Namun, itu hanya satu atau dua mejelis taklim, sementara jauh lebih banyak majelis taklim yang mengajarkan kebaikan dan mencerdaskan kehidupan. Justru pemerintah lebih mudah mengurusi majelis taklim yang nyeleneh, apalagi juga sudah dibentuk kepolisian dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

"Saya khawatir yang baik-baik ini, karena dibebani administrasi tersinggung juga seolah-olah mereka dituduh mengajarkan yang tidak baik itu. Akibatnya arus baliknya lain loh, kalau orang sudah tersinggung itu menjadi perlawanan," tutur Marwan.

Marwan memberikan analogi, bahwa yang harus dimarahi itu mereka yang tidak pergi ke masjid bukan yang sudah mau datang ke masjid untuk menunaikan shalat atau mengikuti pengajian. Marwan mencontohkan seperti yang telah dilakukan oleh Gus Miftah yang berdakwah ke klub-klub malam atau tempat maksiat lainnya.

Artinya, Marwan meminta kepada pemerintah agar yang diawasi itu adalah majelis taklim yang mengajarkan hal-hak tidak baik, bukan memukul rata semuanya. "Jangan orang baik-baik yang dikejar, ini majelis taklim dibebani untuk administrasi malas dia jadinya. Tugas negara tinggal mengejar yang tidak baik-baik itu," sindir Marwan.


Selanjutnya, Marwan mengatakan, jika PMA terkait majelis taklim itu benar-benar menjadi keputusan Kemenang maka Komisi VIII DPR RI akan meminta klarifikasinya. Ia juga meminta agar jangan sampai kegagalan pemerintah mengawasi kelompok-kelompok tertentu justru membebani yang baik-baik, termasuk meminta majelis-mejelis taklim untuk didaftar.

Sebelumnya, Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi mengeluarkan aturan baru yang tertuang dalam PMA, yaitu majelis taklim diharuskan mendaftarkan diri, baik pengurus, ustadz, jemaah, bahkan tempat dan materi yang diajarkan majelis taklim tersebut. Menurutnya aturan tersebut bukan kewajiban, meski pada pasal 6 ayat 1 PMA 29/2019 tertulis bahwa majelis hakim harus terdaftar. Lanjutnya, aturan tersebut bertujuan agar mempermudah dalam mengatur penyaluran dana.

"Peraturan majelis taklim dibuat supaya kita mudah ngasih bantuan ke mereka. Kalau enggak ada dasar hukumnya kita tidak bisa ngasih bantuan," ujar Fachrul.

Berita Terkait
  • Mahfud MD: Saya Belum Tahu Ada PMA Majelis Taklim
  • Wapres: PMA Majelis Taklim Supaya tak Ada yang Radikal
  • Ini Dampak Bila Majelis Taklim tak Mendaftar ke Kemenag
Berita Lainnya
  • Viola Davis Ikut Tanggapi Martin Scorsese
  • Dompet Dhuafa Ajak Sumbang Sepatu Layak Pakai di EJM 2019

PMA Majelis Taklim, DPR: Pemerintah Jangan Cari-Cari Kerjaan

PMA Majelis Taklim, DPR: Pemerintah Jangan Cari-Cari Kerjaan

PMA Majelis Taklim, DPR: Pemerintah Jangan Cari-Cari Kerjaan

PMA Majelis Taklim, DPR: Pemerintah Jangan Cari-Cari Kerjaan

PMA Majelis Taklim, DPR: Pemerintah Jangan Cari-Cari Kerjaan

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya