0
Thumbs Up
Thumbs Down

PM Inggris Dalam Tekanan karena Seorang Penasihatnya Berkomentar Rasis

okezone
okezone - Tue, 18 Feb 2020 17:35
Dilihat: 60
PM Inggris Dalam Tekanan karena Seorang Penasihatnya Berkomentar Rasis

LONDON - Perdana Menteri Inggris Boris Johnson berada di bawah tekanan untuk memecat seorang penasihat yang menghubungkan intelijen dengan ras seseorang dan juga menyarankan kontrasepsi harus diwajibkan untuk menghindari "eksisnya kelas sosial rendah untuk selamanya."

Andrew Sabisky bekerja di kantor perdana menteri di Downing Street 10 setelah Dominic Cummings, pembantu utama Johnson mengundang "orang-orang biasa dengan keterampilan tertentu" melamar pekerjaan di pemerintahan.

Sabisky - yang punya gelar master dalam psikologi pendidikan, menurut sebuah biografi online - tahun 2014 menulis "cara mengatasi masalah kehamilan tidak terencana yang menghasilkan kelas sosial rendah secara permanen adalah lewat kewajiban kontrasepsi di awal masa pubertas.

"Kewajiban vaksinasi memberi preseden bagi pemberlakuan hukum seperti itu," demikian pendapat Andrew.

Sabisky juga mengatakan bahwa orang kulit hitam, atau keturunan Afrika, memiliki IQ rata-rata lebih rendah dibanding mereka yang berkulit putih.

Seorang juru bicara Johnson menolak untuk membahas peran Sabisky di Downing Street, dan mengatakan "Saya tidak akan memberi komentar tentang penunjukan siapapun."

Juru bicara Jamie Davies juga menolak untuk mengatakan apakah perdana menteri Inggris itu setuju dengan pandangan Sabisky, yang oleh beberapa pengkritik dikatakan mendukung eugenika, gerakan yang sudah didiskreditkan karena berusaha meningkatkan kualitas ras manusia lewat reproduksi yang selektif.

"Pandangan perdana menteri tentang berbagai hal tersebut telah dipublikasikan dan didokumentasikan dengan baik, '' kata Davies.

Johnson sendiri memiliki catatan terkait komentarnya yang menghina, termasuk menyebut orang Papua Nugini sebagai kanibal, merujuk pada orang di negara Persemakmuran dengan istilah 'picaninnies'yang menghina, dan menyatakan mereka yang lahir tetapi tidak jelas siapa bapaknya adalah anak-anak yang bodoh, agresif, dan tidak sah.


Berita terakhir mengatakan, Sabisky dilaporkan telah mengajukan pengunduran dirinya.

Sumber: okezone

PM Inggris Dalam Tekanan karena Seorang Penasihatnya Berkomentar Rasis

PM Inggris Dalam Tekanan karena Seorang Penasihatnya Berkomentar Rasis

PM Inggris Dalam Tekanan karena Seorang Penasihatnya Berkomentar Rasis

PM Inggris Dalam Tekanan karena Seorang Penasihatnya Berkomentar Rasis

PM Inggris Dalam Tekanan karena Seorang Penasihatnya Berkomentar Rasis

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya