0
Thumbs Up
Thumbs Down

PKS Dorong Jokowi Tingkatkan Peran Ma'ruf Amin

Republika Online
Republika Online - Thu, 29 Oct 2020 06:24
Dilihat: 39
PKS Dorong Jokowi Tingkatkan Peran Ma'ruf Amin

JAKARTA -- Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera menyorot peran Wakil Presiden Ma'ruf Amin selama satu tahun pertamanya. Menurutnya, Presiden Joko Widodo perlu meningkatkan perannya dalam pemerintahan.

"Agar Jokowi bisa lebih meningkatkan peran Kiai Ma'ruf Amin. Karena dia bukan cuma tokoh yang spesial di keumatan, tapi juga kapasitas dan integritasnya sayang apabila tidak dioptimalkan," ujar Mardani dalam rilis survei Indonesia Political Opinion (IPO), Rabu (28/10).

Ia menyayangkan kinerja pemerintah selama satu tahun belakangan, yang terkesan hanya mengandalkan Jokowi dalam setiap kebijakan. Hal ini nantinya dapat menyebabkan ketidakseimbangan antara kinerja presiden dan wakil presiden. "Sedih ketika kepuasan wapres turun jauh yang menyebabkan sayang dwi tunggal ini tidak optimal," ujar Mardani.

Dalam survei terbaru IPO, menunjukkan bahwa 51 persen responden tak puas dengan kinerja Presiden Joko Widodo. Angka itu meningkat dibanding hasil survei pada Juli 2020, yang hanya sebesar 33,5 persen.

Sedangkan, ketidakpuasan responden terhadap kinerja Wakil Presiden Ma'ruf Amin sebesar 67 persen. Meningkat dibandingkan hasil survei sebelumnya, yaitu sebesar 42,5 persen.

Mardani juga menyorot kinerja menteri di kabinet Jokowi-Ma'ruf. Menurutnya, perlu ada evaluasi dan perombakan terhadap menteri yang mendapatkan sorotan negatif selama satu tahun pertamanya. "Setahun lebih kinerja kementerian masih ada yang belum optimal, ke depan perlu dipertimbangkan resuffle kabinet. Kita harus promosikan orang-orang profesional," ujar anggota Komisi II DPR itu.

Survei dari IPO menunjukkan, 60 persen responden ingin adanya perombakan atau reshuffle di kabinet Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Hanya 22 persen yang menyatakan tidak setuju untuk dilakukan hal tersebut.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menjadi sosok yang paling diinginkan responden untuk diganti, yaitu sebesar 57 persen. Kemudian disusul Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate, sebesar 55 persen.

Selain itu, ada nama Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly sebesar 47 persen dan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo sebesar 44 persen. Terakhir, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim sebesar 40 persen.


Berita Terkait
  • Survei IPO: Kepuasan Publik Terhadap Pemerintah Menurun
  • Survei IPO: Tingkat Kepuasan Ekonomi dan Hukum Rendah
  • Puluhan OKP Nyatakan Dukung Pemerintahan Jokowi-Maruf
Berita Lainnya
  • Lima Trik yang Dapat Digunakan di Dapur
  • Prancis Bersiap Terapkan Perintah 'di Rumah Aja'

PKS Dorong Jokowi Tingkatkan Peran Ma'ruf Amin

PKS Dorong Jokowi Tingkatkan Peran Ma'ruf Amin

PKS Dorong Jokowi Tingkatkan Peran Ma'ruf Amin

PKS Dorong Jokowi Tingkatkan Peran Ma'ruf Amin

PKS Dorong Jokowi Tingkatkan Peran Ma'ruf Amin

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya