0
Thumbs Up
Thumbs Down

Perusahaan Ini Setop Aktivitas Pengepulan Sampah Impor

Republika Online
Republika Online - Wed, 19 Jun 2019 09:49
Dilihat: 21
Perusahaan Ini Setop Aktivitas Pengepulan Sampah Impor

KARAWANG -- PT Pindo Deli 3 mengklaim saat ini sedang melalukan pembenahan terhadap sampah impor yang jadi bahan baku brown paper. Bahkan, sejak awal Mei kemarin, perusahaan ini menyetop aktivitas pengepulan sampah oleh masyarakat sekitar. Tak hanya itu, perusahaan ini berjanji akan mengikuti aturan dan tidak lagi mencemari lingkungan.

Deputi Manajer Pindo Deli Pulp and Paper Mills, Adil Teguh, mengatakan, saat ini pihaknya telah menyetop aktivitas pengepulan sampah impor yang biasa dilakukan masyarakat sekitar. Sebab, dengan proses pengepulan ini, banyak sampah yang tercecer, terutama sampah plastik dan botol minuman yang tidak bisa didaur ulang.

"Sampah tersebut, sebenarnya tidak berbahaya, tapi tetap harus dimusnahkan selayaknya sampah B3. Ke depan, kami akan membangun pemusnahan sampah semacan insenerator," ujar Adil, kepada Republika.co.id, Selasa (18/6).

Menurut Adil, posisi perusahaannya saat ini sangat dilematis. Alasannya, sampah impor yang tak bisa jadi bahan brown paper itu diminta oleh masyarakat untuk dijual kembali. Akan tetapi, saat ini keberadaan sampah impor itu bermasalah karena telah mencemari lingkungan dan juga tercecer di daerah aliran sungai (DAS) Cibeet.

Dengan begitu, lanjut Adil, pihaknya berupaya untuk memperbaiki kondisi ini. Apalagi, Pindo Deli ini merupakan perusahaan eksportir tisu ke dataran Amerika Serikat, Eropa dan Asia. "Makanya, kita sudah setop kerja sama dengan warga sekitar. Ini yang membuat kita dilematis, karena warga protes soal penyetopan sampah ini," ujarnya.

Namun, produksi brown paper di Pindo Deli 3 yang ada di Desa Tamansari, Kecamatan Pangkalan, masih tetap berjalan. Untuk bahan bakunya, perseroan mengandalkan dari sampah lokal yang ada di Indonesia.

Terkait dengan pencemaran Sungai Cibeet, Adil mengaku, kalau sampah itu bukan milik perusahaannya. Sebab, sejak Mei kemarin, sudah tidak ada lagi aktivitas pengepulan sampah yang melibatkan masyarakat sekitar.

Dia mengakui, sampah impor yang tidak bisa didaur ulang itu masih ada di dalam pabrik. Namun, itu statusnya sampah lama dan bukan kiriman impor baru.

"Jadi, kalau saat ini masih ada sampah impor baru di yang mencemari Sungai Cibeet, kita pastikan itu bukan milik Pindo Deli 3. Kita ingin jadi perusahaan yang taat aturan dan ramah lingkungan," jelas Adil.

Sementara itu, Peneliti dan Pengembangan Forkadas C+ Karawang, Willy Firdaus, membenarkan, jika proses jual beli sampah impor dari Pindo Deli 3 ke masyarakat sekitar sudah berhenti. Namun, sampai saat ini tumpukan sampah impor tersebut masih menggunung di lokasi pabrik. Bahkan, gunungan sampah itu dekat dengan Sungai Cikereteg dan Sungai Cibodas, yang merupakan DAS Cibeet.

"Kami sudah meminta Pindo Deli 3 supaya gunungan sampah impor itu segera dikirim kembali ke negara asalnya. Namun, sampai saat ini belum ada jawaban dari pihak perusahaan," ujar Willy.

Willy menyebutkan, kuat dugaan sampah impor yang dikelola Pindo Deli 3 ini, berasal dari AS. Sebab, warga yang melakukan pengepulan sampah itu kerap menemukan potongan uang dolar asal negeri Paman Sam tersebut.


Berita Terkait
  • Pengepul: Pabrik Kertas Mengimpor Sampah
  • Bea Masuk Sampah Impor Rendah
  • Asia Tenggara Harus Larang Impor Sampah Asing
Berita Lainnya
  • Mahasiswa UM Ubah Lumpur Jadi Penyerap Logam Berbahaya
  • Ranieri Berharap yang Terbaik untuk Pelatih Roma Berikutnya

Perusahaan Ini Setop Aktivitas Pengepulan Sampah Impor

Perusahaan Ini Setop Aktivitas Pengepulan Sampah Impor

Perusahaan Ini Setop Aktivitas Pengepulan Sampah Impor

Perusahaan Ini Setop Aktivitas Pengepulan Sampah Impor

Perusahaan Ini Setop Aktivitas Pengepulan Sampah Impor

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya