0
Thumbs Up
Thumbs Down

Pernah Abai Agama, Muslimah Pakistan Raih Islam di Cambridge

Republika Online
Republika Online - Fri, 06 Dec 2019 04:05
Dilihat: 46
Pernah Abai Agama, Muslimah Pakistan Raih Islam di Cambridge

Frehya yang berusia dua puluh tahun bukan seorang Muslim yang taat di Pakistan. Tapi dia mengalami perubahan hidup sejak pindah ke Cambridge.

Mungkin mengejutkan beberapa orang bahwa Frehya Ashraf yang berusia 20 tahun tidak mulai mengikuti ajaran Islam sampai dia pindah ke Inggris dari Sargodha di Pakistan, sepuluh tahun yang lalu.

Setelah pindah ke Cambridge tahun ini, komunitas yang dia temukan di sini telah mengilhami dia untuk melihat kembali pada kepercayaan yang dia terima begitu saja di Pakistan.

"Ketika saya tumbuh dewasa saya tidak benar-benar masuk Islam. Tapi sekarang perasaan yang saya miliki sangat berbeda. Sekarang saya membaca buku-buku, saya pergi ke masjid. Saya merasa saya datang ke jalan yang benar," katanya dilansir dari cambridgeshirelive pada Kamis, (5/11).

Dia sekarang berada pada masa jeda, sebelum kuliah di Queen Mary University of London untuk belajar sains dan teknik. Sehingga dia menggunakan waktu untuk berhubungan kembali dengan keyakinannya. Frehya mengatakan tinggal bersama sepupunya dan keluarga telah membuka pikirannya.

"Mereka mengajari saya hal-hal yang tidak saya ketahui sebelumnya. Perasaan yang saya miliki terhadap agama saya berbeda," ujarnya.

Di luar tempat tinggalnya, komunitas Muslim Cambridge telah membuatnya merasa sangat disambut. sehingga ia merasa terinspirasi untuk terlibat lebih dalam.

"Saya sangat tersentuh. Saya ingin ini menjadi budaya saya. Saya belum pernah mengalami itu sebelumnya," ucapnya.

Pengalamannya di Manchester, tempat dia tinggal sampai pindah ke Cambridge tahun ini, jauh berbeda dengan pengalamannya disini. Sebab dia mengalami rasisme disana bahkan dari komunitas Asia di mana dia menjadi bagiannya.

"Mereka akan mengatakan hal-hal seperti 'masih anak baru' dan penghinaan lainnya, dan aksen saya adalah salah satu alasan saya diintimidasi di sekolah," tuturnya.

"Saya senang pindah ke sini dan melihat budaya yang berbeda walau kenyataannya sulit. Bagi orang tua saya, komentar ini normal. Mereka memberitahu kita untuk mengabaikan mereka dan berpura-pura itu tidak terjadi," ungkapnya.


Berita Terkait
  • Menengok Masjid Hijau di Cambridge
  • Masjid Abu Bakar Assidiq Cambridge Aktif Gelar Kajian
  • Siswa Sekolah Bosowa Sukses Ikuti Homestay di Cambridge, Inggris
Berita Lainnya
  • Klopp Sanjung Penampilan Pemain Pelapis Liverpool
  • Instagram Perketat Pendaftaran dengan Tanggal Lahir

Pernah Abai Agama, Muslimah Pakistan Raih Islam di Cambridge

Pernah Abai Agama, Muslimah Pakistan Raih Islam di Cambridge

Pernah Abai Agama, Muslimah Pakistan Raih Islam di Cambridge

Pernah Abai Agama, Muslimah Pakistan Raih Islam di Cambridge

Pernah Abai Agama, Muslimah Pakistan Raih Islam di Cambridge

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya