0
Thumbs Up
Thumbs Down

Perlukah Pengembang Beri Diskon Pembelian Properti?

Rumah
Rumah - Thu, 23 Jan 2020 11:29
Dilihat: 70
Perlukah Pengembang Beri Diskon Pembelian Properti?

-Menggairahkan sektor properti pasca pemilu sudah dilakukan pemerintah. Saatnya para pengembang juga melakukan hal yang sama dan tidak hanya bergantung pada stimulus fiskal. Memberikan promo seperti bonus atau diskon juga bisa dilakukan.

Berdasarkan riset Colliers pada tahun lalu, harga jual apartemen strata cenderung stagnan di angka Rp34,8 juta per meter persegi. Pada tahun ini harga apartemen strata tersebut diperkirakan sedikit naik menuju level Rp35,5 juta per meter persegi.

Senior Associate Director Colliers International Indonesia Ferry Salanto mengatakan kendati hanya naik tipis, tetapi dapat memberikan tekanan terbesar untuk pasar kelas menengah ke bawah. Diharapkan bisa menjual unit dengan harga yang lebih terjangkau.

Sementara itu, dari konsumen masih terkendala oleh suku bunga yang tinggi meskipun suku bunga BI 7 Days Repo Rate telah dipangkas oleh pemerintah dan berada pada level 5%. Menurut Ferry, biasanya bank memang memerlukan waktu sekitar 6 sampai 12 bulan untuk menyesuaikan dengan suku bunga.

Untuk menggairahkan sektor properti, sebaiknya tak hanya menggantungkan stimulus fiskal dari pemerintah saja. Pengembang sejatinya bisa memberikan bonus atau diskon. Diskon yang diperlukan hingga 20 persen sampai 30 persen" ujar dia.

Cara ini juga diterapkan agar unit lama yang tersimpan dapat terjual ke pasar. Pasalnya, pengembang juga membutuhkan biaya yang cukup besar jika menyimpan unit terlalu lama.

Direktur Riset Savills Indonesia Anton Sitorus mengatakan, sektor properti akan meningkat jika pertumbuhan ekonomi Indonesia mampu di atas 5% per tahun.

"Pengembang bisa memberikan diskon besar-besaran agar sektor properti tumbuh pesat," katanya.

Utamanya melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dapat mempraktikkan bisnisnya dengan maksimal untuk lebih menumbuhkan sektor properti. Dia mencontohkan, BUMN harus memberikan keuntungan lebih kepada masyarakat dari sisi harga yang murah.

"BUMN harus mempermudah masyarakat atau calon pembeli. Jangan ikut-ikutan seperti swasta," ujarnya.

Berdasarkan data Colliers, tingkat serapan apartemen pada kuartal IV/2019 masih di angka 87,2 persen sedangkan pasokan mengalami tambahan tambahan sejumlah 2.458 unit atau meningkat 4,8 persen secara tahunan.

Sepanjang 2020, Colliers memproyeksikan tambahan pasokan apartemen mencapai 13.304 unit. Namun tahun ini, diperkirakan tingkat serapan apartemen akan menurun ke angka 85-86 persen dengan melemahnya daya beli masyarakat.

Sejauh ini investor menahan diri untuk tidak melakukan transaksi karena masih ada sentimen negative, meskipun pasar saat ini mencoba pulih pasca-pemilu. Pemerintah sendiri juga telah melakukan beberapa upaya agar pasar kembali bergairah, antara lain dengan menurunkan ketentuan uang muka (down payment) melalui pelonggaran kebijakan rasio Loan To Value (LTV). Selain itu, pemerintah juga telah merelaksasi Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) bagi hunian mewah yang nilainya di bawah Rp 30 miliar.

Pasar apartemen di tahun ini diperkirakan masih mengalami tekanan. Sebab minat investor untuk membeli apartemen sebagai investasi masih belum mengalami peningkatan.

Selain itu, tekanan pada pasar properti juga disebabkan karena investor masih melihat belum adanya sentimen yang positif dari pasar sewa. Imbal hasil yang dianggap masih kurang menarik. Ini membuat pihak yang ingin membeli apartemen sebagai investasi cenderung pikir-pikir lagi.

Temukan lebih banyak lagi panduan dan tips membeli rumah dalamPanduan dan Referensi.


Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Sumber: Rumah

Perlukah Pengembang Beri Diskon Pembelian Properti?

Perlukah Pengembang Beri Diskon Pembelian Properti?

Perlukah Pengembang Beri Diskon Pembelian Properti?

Perlukah Pengembang Beri Diskon Pembelian Properti?

Perlukah Pengembang Beri Diskon Pembelian Properti?

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya