0
Thumbs Up
Thumbs Down

Perintah Tegas Jokowi ke Prabowo

Nusabali
Nusabali - Fri, 01 Nov 2019 14:02
Dilihat: 23
Perintah Tegas Jokowi ke PrabowoJAKARTA,
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi arahan khusus kepada Menhan Prabowo Subianto. Dengan tegas, Jokowi meminta Prabowo memperkuat industri pertahanan dalam negeri.

Hal tersebut disampaikan dalam rapat terbatas (ratas) bersama sejumlah menteri, termasuk Prabowo. Presiden meminta Prabowo memanfaatkan belanja pertahanan dari sektor lokal. "Termasuk di sektor pertahanan kita harus betul-betul memanfaatkan belanja di bidang pertahanan, terutama untuk memacu industrialisasi industri-industri strategis di dalam negeri dan juga untuk memenuhi minimum essential force yang sudah kita targetkan," kata Jokowi di Istana Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (31/10), seperti dilansir detikcom.

Minimum Essential Force (MEF) atau kekuatan pokok minimum merupakan proses untuk modernisasi alat utama sistem pertahanan (alusista) Indonesia. MEF sendiri dicanangkan oleh pemerintah Indonesia pada 2017 dan dibagi menjadi tiga rencana strategis (renstra) hingga 2024.

Kepada Prabowo, Jokowi berpesan agar industri pertahanan tidak selalu harus impor. Presiden ingin industri pertahanan terus dikembangkan dari hulu ke hilir. "Sedapat mungkin jangan sampai kita impor semuanya, tetapi harus dianggaran yang ada harus dimanfaatkan untuk pengembangan industri strategis dari hulu sampai ke hilir," sebut Jokowi.

"Kerja sama dengan BUMN, kerja sama dengan swasta terus dilakukan bahkan kita ingin agar produk-produk yang ada itu bisa kita ekspor," lanjutnya.

Rapat terbatas yang dipimpin Jokowi itu juga dihadiri Menko Polhukam Mahfud Md, Menko Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy, Mendagri Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Menpan RB Tjahjo Kumolo, Menkum HAM Yasonna Laoly, hingga Jaksa Agung ST Burhanuddin.

Soal ratas perdana yang dihadirinya, Prabowo mengatakan baru mendapat arahan dari Jokowi secara garis besar. Ia menyebut pemerintah masih dalam kategori belanja masalah. "Tadi Polhukam, tadi baru garis besar tentang pengarahan soal politik hukum keamanan kemudian penjabaran oleh menko. Kita menjabarkan, kita masih dalam taraf katakanlah belanja masalah, inventarisasi masalah," sebut Prabowo seusai ratas.

Menurut Ketum Gerindra itu, pihaknya sedang mengumpulkan data. Prabowo menghadiri rapat bersama Wakil Menhan Wahyu Sakti Trenggono.

"Saya kumpulin data bersama wamen kita kumpulkan sehingga nanti langkah-langkah dan kebijakan-kebijakan kita ini tepat. Saya kira itu. Berilah waktu beberapa saat ya," sebutnya.

Saat ditanya soal kemungkinan adanya perubahan Renstra MEF, Prabowo belum memastikannya. "Kita ini dalam rangka kita mengkaji dulu, baru kan berapa hari ini kita (menjabat)," tutupnya. *
Sumber: Nusabali

Perintah Tegas Jokowi ke Prabowo

Perintah Tegas Jokowi ke Prabowo

Perintah Tegas Jokowi ke Prabowo

Perintah Tegas Jokowi ke Prabowo

Perintah Tegas Jokowi ke Prabowo

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya