0
Thumbs Up
Thumbs Down

Perdana Menteri Prancis Mundur, Kabinet Dibubarkan

wartaekonomi
wartaekonomi - Fri, 03 Jul 2020 19:43
Dilihat: 31
Paris

Perdana Menteri Prancis Edouard Philippe mengundurkan diri dari jabatannya pada Jumat (3/7/2020). Langkah itu dia ambil saat Presiden Prancis Emmanuel Macron hendak melakukan perombakan kabinet dan disebut berencana memecatnya.

Dalam keterangan yang dirilis Istana Elysee, Philippe disebut telah menyerahkan surat pengunduran dirinya. Namun, dia akan tetap menangani urusan pemerintahan sampai kabinet baru dibentuk.

Baca Juga: Kemarin Prancis, Kini India Dapat Kekuatan Jet Tempur dari Rusia

Belum jelas apakah Macron akan memanggil kembali Philippe untuk membentuk pemerintahan baru. Di Prancis, presiden memilih perdana menteri yang kemudian membentuk pemerintahan. Dengan demikian, pengunduran diri seorang perdana menteri membuka jalan bagi perombakan kabinet.

Keputusan Macron untuk merombak dan membentuk kembali pemerintahan datang setelah partainya, La Rpublique En Marche (LREM), kalah telak dalam pilkada Prancis yang diselenggarakan akhir Juni lalu.

Sementara partai Greens meraih kemenangan besar di beberapa kota seperti Lyon, Bordeaux, Strasbourg, Poitiers, Besancon, Marseille, termasuk Paris.

Hasil tersebut menunjukkan lonjakan dukungan yang signifikan bagi partai Greens. Satu-satunya hiburan untuk Macron adalah kemenangan Edouard Philippe dalam pemilihan wali kota Le Havre. Dia menang dengan perolehan 58,83 persen suara.

Menurut penasihat terdekat, dengan hanya 21 bulan tersisa menjelang pemilihan presiden berikutnya, Macron ingin mengatur ulang posisinya. Hal itu mendorongnya melakukan perombakan pemerintahan.

Menurut para analis politik, sebenarnya itu akan menjadi pertaruhan politik bagi Macron jika dia melepaskan Philippe. Sebab, Philippe dianggap lebih populer dibandingkan sang presiden. Saat kerusuhan "jaket kuning" melanda Prancis, Philippe telah menunjukkan kesetiaan yang kuat kepada Macron.

Philippe bisa muncul sebagai saingan presiden pada 2022. Namun mempertahankan posisi Philippe pun akan menimbulkan masalah. Sebab, hal itu dapat menunjukkan bahwa Macron terlalu lemah untuk melepaskan perdana menterinya.

Di sisi lain, partainya yang berusia muda tersebut akan dinilai tidak memiliki kedalaman untuk melakukan perombakan, kemudian mengisinya dengan para kandidat atau tokoh dari lingkungan internal.

Penulis: Redaksi

Editor: Muhammad Syahrianto


Foto: Sindonews

Sumber: wartaekonomi

Perdana Menteri Prancis Mundur, Kabinet Dibubarkan

Perdana Menteri Prancis Mundur, Kabinet Dibubarkan

Perdana Menteri Prancis Mundur, Kabinet Dibubarkan

Perdana Menteri Prancis Mundur, Kabinet Dibubarkan

Perdana Menteri Prancis Mundur, Kabinet Dibubarkan

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya