0
Thumbs Up
Thumbs Down

Perbankan Nasional Dukung Kebijakan BI Terkait Pandemi Covid-19

wartaekonomi
wartaekonomi - Wed, 27 May 2020 10:52
Dilihat: 91
Jakarta

Berbagai kebijakan yang telah diambil oleh Bank Indonesia (BI) dalam menghadapi tekanan akibat pandemi Covid-19 mendapatkan dukungan dari berbagai pihak. Kalangan perbankan dalam negeri, misalnya, menilai bahwa bauran kebijakan yang telah diterapkan sejauh ini oleh BI sudah cukup tepat dan terbukti dapat menjaga stabilitas keuangan nasional.

Sebagai pelaku industri yang secara langsung bersentuhan dengan pasar, kalangan perbankan merasa sangat terbantu dengan berbagai langkah BI dalam menjaga stabilitas tersebut.

Baca Juga: Barisan 'Sang Mantan' Nyatakan Dukungan untuk BI

"Kami dari PT Bank Central Asia Tbk (BCA) sudah merasakan dampak dari langkah-langkah yang telah ditempuh BI, yang telah sukses menjaga (nilai tukar) rupiah stabil di bawah Rp15 ribu. Laju inflasi juga stabil. Likuiditas di pasar juga sangat terjaga. Kami benar-benar terbantu dengan kondisi (stabil) tersebut," ujar Direktur Utama BCA, Jahja Setiaatmadja, dalam acara silaturahmi virtual yang diselenggarakan BI via aplikasi zoom, Selasa (26/5/2020).

Tak hanya Jahja, DIrektur Utama PT bank Negara Indonesia Tbk (BNI), Herry Sidharta, dalam kesempatan yang sama juga menyatakan dukungannya terhadap segala kebijakan yang telah diambil oleh BI dalam menjaga perekonomian nasional di tengah tekanan pandemi Covid-19. Dengan sedikit berseloroh, Herry menyatakan bahwa BNI tak ubahnya "saudara kembar" yang akan selalu berada di belakang BI untuk mendukung dalam kondisi apa pun.

"Dalam sejarahnya, kami (BNI) juga didirikan untuk berperan sebagai Bank Sentral, sama seperti BI. Hanya saja dalam perjalanannya kami kemudian berevolusi menjadi bank komersial meski tetap dalam naungan pemerintah sebagai sebuah Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Jadi, BNI dan BI bagi saya sudah seperti 'saudara kembar'. Sebagai saudara, dukungan kami pastikan tidak akan surut dari kami terhadap setiap kebijakan yang dikeluarkan oleh BI. We stay strong together," tegas Herry.

Tak hanya dari perbankan nasional, Asosiasi Bank-Bank Daerah (Asbanda) dalam kesempatan yang sama juga menyatakan dukungan senada. Tak hanya itu, dukungan yang sama juga disampaikan oleh para mantan Gubernur BI dari lintas generasi.

Tak kurang dari Gubernur BI periode 1988-1993 Adrianus Mooy, Gubernur Bi periode 1998-2003 Syahril Sabirin, Gubernur BI era 2013-2018, Agus Martowardojo, hingga mantan Gubernur BI era 2003-2008, Burhanudin Abdullah, turut serta hadir dan ikut menguatkan moral dan mental BI saat ini dalam menghadapi kondisi yang sangat challenging ini.

"(Kondisi) Ini merupakan kondisi yang tidak pernah kita prediksi sebelumnya. Saya sadar betul ini adalah salah satu kondisi terberat yang harus dihadapi oleh seluruh aparatur pemerintah, termasuk juga Gubernur BI saat ini. Kita harus hadapi kondisi ini bersama-sama. We stay strong together," tegas Agus Martowardojo, dalam kesempatan tersebut.

Penulis: Taufan Sukma

Editor: Puri Mei Setyaningrum


Foto: Sufri Yuliardi

Sumber: wartaekonomi

Perbankan Nasional Dukung Kebijakan BI Terkait Pandemi Covid-19

Perbankan Nasional Dukung Kebijakan BI Terkait Pandemi Covid-19

Perbankan Nasional Dukung Kebijakan BI Terkait Pandemi Covid-19

Perbankan Nasional Dukung Kebijakan BI Terkait Pandemi Covid-19

Perbankan Nasional Dukung Kebijakan BI Terkait Pandemi Covid-19

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya