0
Thumbs Up
Thumbs Down

Peraturan Baru, Bergaji Rp8 Juta Bisa Mendapatkan Subsidi Perumahan

Rumah
Rumah - Thu, 02 Apr 2020 09:48
Dilihat: 33
Peraturan Baru, Bergaji Rp8 Juta Bisa Mendapatkan Subsidi Perumahan

- Pemerintah merelaksasi aturan maksimal gaji yang berhak mendapatkan subsidi perumahan dari Rp4 juta menjadi Rp8 juta. Akan semakin banyak kalangan masyarakat yang bisa mendapatkan subsidi perumahan selain beberapa kemudahan lainnya.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memperbaharui regulasi untuk subsidi perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), khususnya patokan gaji maksimal untuk mendapatkan KPR bersubsidi fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLLPP).

Relaksasi kebijakan pembiayaan perumahan ini tertuang dalam Keputusan Menteri PUPR No. 242/KPTS/M/2020 tentang batasan penghasilan kelompok sasaran, besaran suku bunga, lama masa subsidi, dan jangka waktu KPR bersubsidi. Aturan ini menginduk ke Peraturan Menteri No. 20/PRT/M/2019 yang diterbitkan pada tanggal 24 Maret 2020 dan mulai berlaku pada 1 April 2020.

Ada perubahan signifikan dalam Kepmen No. 242 Tahun 2020 ini bila dibandingkan dengan Kepmen sebelumnya No. 552/KPTS/M/2016 tentang batasan penghasilan kelompok sasaran KPR bersubsidi, batasan harga jual rumah sejahtera tapak dan satuan rumah sejahtera susun, dan besaran subsidi bantuang uang muka perumahan.

Begini caranya agar permohononan KPR diterima oleh bank, selengkapnya nonton video berikut ini, yuk!

"Kepmen baru ini memberikan batasan maksimal penghasilan hingga Rp8 juta dari aturan lama sebesar Rp4 juta untuk membeli rumah tapak dan Rp7 juta untuk rumah susun. Jadi kelompok sasaran penghasilannya menjadi lebih besar sehingga jangkauan masyarakat yang bisa mendapatkan kemudahan untuk membeli rumah juga menjadi lebih luas," ujar Eko Djoeli Heripoerwanto, Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PUPR.

Pemerintah juga tetap akan menyalurkan subsidi selisih bunga (SSB) dan subsidi bantuan uang muka (SBUM) yang tadinya tahun ini akan dihilangkan. Diharapkan relaksasi ini dan diberlakukannya kembali program SSB maupun SBUM dapat semakin memudahkan masyarakat yang mengakses rumah murah.

"Masa subsidi berjalan untuk program FLPP masih sama dengan tenor maksimal 20 tahun. Untuk program SSB paling lama 10 tahun sedangkan untuk program SBUM yang diberlakukan besaran bantuannya masih sama yaitu Rp4 juta. Untuk wilayah Papua aturannya lebih khusus lagi yaitu maksimal penghasilan mencapai Rp8 juta dengan suku bunga FLPP lebih rendah hanya 4 persen," bebernya.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap diDaftar PropertidanPanduan Referensiseputar propertidari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Sumber: Rumah

Peraturan Baru, Bergaji Rp8 Juta Bisa Mendapatkan Subsidi Perumahan

Peraturan Baru, Bergaji Rp8 Juta Bisa Mendapatkan Subsidi Perumahan

Peraturan Baru, Bergaji Rp8 Juta Bisa Mendapatkan Subsidi Perumahan

Peraturan Baru, Bergaji Rp8 Juta Bisa Mendapatkan Subsidi Perumahan

Peraturan Baru, Bergaji Rp8 Juta Bisa Mendapatkan Subsidi Perumahan

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya